Jasa Marga Jadi Mentor Command Center untuk Marketing CoE
PT Jasa Marga (Persero) Tbk ditunjuk menjadi mentor pengelolaan Command Center dalam program Marketing Center of Excellence (CoE) yang digagas PT Danantara Asset Management pada 15 Juli 2026 di JMTC, Jatiasih, Bekasi. Program ini bertujuan transfer pengetahuan, pertukaran praktik terbaik, dan penguatan kapabilitas pelayanan antar-BUMN untuk menginternalisasi budaya Melayani Sepenuh Hati (MSH).
Peran Jasa Marga sebagai mentor
Jasa Marga membagikan dua fokus utama dalam program mentoring, yakni Integrated Service Monitoring dan Incident & Crisis Response Management. Kegiatan bertema "Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust" diadakan secara luring di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan daring untuk perwakilan BUMN.
Peserta dan format kegiatan
Empat BUMN menjadi mentee langsung: PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia. Selain itu, kegiatan diikuti daring oleh perwakilan dari 22 BUMN sektor pelayanan publik. Sesi terdiri dari presentasi, diskusi, dan site visit ke JMTC untuk memperlihatkan proses bisnis command center secara langsung.
Pernyataan manajemen
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menekankan pentingnya kecepatan respons dan pemanfaatan data real-time. Menurutnya, sekitar 3,5 juta kendaraan yang melintas setiap hari menjadi bukti kepercayaan publik sekaligus peluang menciptakan nilai berkelanjutan.
"Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem. Dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture, yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,"
Rivan menambahkan bahwa JMTC tidak hanya sumber data lalu lintas, tetapi juga pusat pengolahan dan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan cepat dan terintegrasi.
"Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini, dapat menjadi ruang berbagi wawasan dan praktik terbaik, untuk memperkuat kualitas layanan publik,"
Harapan Danantara Asset Management
Managing Director Human Capital Danantara, Agus Dwi Handaya, menilai Jasa Marga memainkan peran strategis dalam menjaga kelancaran pergerakan manusia dan barang. Ia menekankan bahwa teknologi dashboard yang andal membantu memperjelas prioritas serta mempercepat proses pengambilan keputusan.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan satu kerangka kendali yang semakin kuat, sehingga kolaborasi BUMN yang terjalin tidak berhenti pada sharing session, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas bersama,"
Pembelajaran dan langkah lanjutan
Senior Director CMO Danantara, Dendi T. Danianto, menyatakan Jasa Marga dipilih karena karakter layanan publik yang unik, termasuk layanan Center 133 dan JMTC. Ia menyoroti pentingnya penguatan employee experience agar karyawan juga menjadi bagian penting ekosistem layanan.
"Program Marketing Center of Excellence hadir, sebagai ruang untuk belajar, mengadaptasi, dan mengimplementasikan praktik terbaik,"
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Learning Experience oleh Direksi Jasa Marga dan site visit JMTC. Jasa Marga menegaskan komitmen berbagi pengetahuan untuk memperkuat sinergi antar-BUMN dan mendukung ekosistem layanan publik yang terintegrasi dan adaptif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...