Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp8.000 per Gram di Akhir Pekan

Bagikan:
Emas batangan Antam di rak toko perhiasan, ilustrasi harga emas

Malinau - Harga emas batangan Antam kembali menguat pada Sabtu (18/7/2026). Per pukul 08.20 WIB, harga naik Rp8.000 menjadi Rp2.614.000 per gram, sementara buyback atau harga jual kembali meningkat Rp16.000 menjadi Rp2.349.000 per gram.

Data harga dan pergerakan terbaru

Kenaikan ini menandai pembalikan arah setelah dua hari sebelumnya harga mengalami tekanan. Sebelumnya, koreksi tercatat mencapai Rp29.000 per gram sebelum akhirnya berbalik menguat pada perdagangan hari ini.

Pergerakan harga yang relatif cepat menunjukkan adanya fluktuasi harian yang wajar dalam perdagangan emas fisik. Meski demikian, kenaikan hari ini memperkecil selisih antara harga beli dan harga jual kembali, yang dapat berdampak pada likuiditas bagi penjual kecil.

Reaksi investor lokal

Di Malinau, seorang investor emas, Fitri, menilai kenaikan hari ini sebagai tanda pasar mencari titik keseimbangan setelah koreksi beberapa hari terakhir. Ia melihat momentum ini sebagai peluang akumulasi bagi investor baru maupun yang sudah berpengalaman.

"Menurut saya, kenaikan hari ini menunjukkan bahwa harga emas masih punya daya tahan yang baik. Koreksi beberapa hari sebelumnya justru memberi kesempatan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi,"

"Kalau melihat tren jangka panjang, emas masih menarik. Naik turunnya harga dalam hitungan hari itu normal. Yang penting adalah konsisten dan membeli sesuai kemampuan, bukan karena panik saat harga turun atau euforia saat harga naik," katanya.

Saran investasi dan strategi akumulasi

Fitri menyarankan agar investor tetap berorientasi pada tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Ia menekankan bahwa fluktuasi harian tidak seharusnya menjadi dasar keputusan investasi yang terburu-buru.

Menurutnya, strategi pembelian berkala atau dollar-cost averaging lebih efektif dibanding menunggu titik harga terendah. Pendekatan ini membantu merata-ratakan harga beli dan mengurangi risiko salah timing pasar.

Implikasi dan prospek

Kenaikan hari ini menunjukkan pasar emas fisik mulai stabil setelah koreksi singkat. Bagi investor yang mencari tempat menyimpan nilai, emas masih dianggap relatif aman bila dipandang jangka menengah-panjang.

Meski demikian, potensi fluktuasi tetap ada, sehingga konsistensi strategi dan pembelian sesuai kemampuan menjadi kunci. Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada sentimen pasar dan minat beli investor ritel di hari-hari mendatang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait