Lokal

Jamaah Haji Madina Kembali, Wabup Atika Sambut di Masjid Agung

Bagikan:
Penyambutan jamaah haji Mandailing Natal di Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang

Mandailing Natal — Ratusan jamaah haji asal Mandailing Natal tiba kembali di Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Selasa (9/6) dini hari. Kedatangan disambut langsung oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama jajaran Pemkab dan petugas Kemenhaj.

Kedatangan dan suasana penyambutan

Jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang 6 datang dari Asrama Haji Embarkasi Medan. Mereka tiba setelah perjalanan yang sempat diguyur hujan, namun antusiasme warga tetap tinggi. Meski waktu sudah malam, keluarga dan tetangga ramai menjemput untuk menyambut kepulangan para tamu Allah.

Jumlah tiba berbeda dan kendala perjalanan

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Madina, Ahmad Zainul Khobir, menjelaskan jumlah jamaah yang kembali sedikit berkurang dibanding keberangkatan. Ada beberapa jamaah yang berangkat belakangan karena kondisi kesehatan.

“Kemudian, pada 27 Mei yang lalu, bertepatan dengan tanggal 10 Zulhijjah, ada satu orang jemaah kita dipanggil Allah Swt. bernama Bapak Isran bin Baitul Nasution yang berasal dari Kelurahan Longat,”

Selain itu, kedatangan terlambat dari jadwal semula akibat beberapa kendala perjalanan. Idealnya rombongan tiba sekitar pukul 22.30 WIB, namun situasi di lapangan membuat jadwal berubah.

Pesan pejabat dan penyerahan ke keluarga

Menimbang waktu sudah larut, Wabup Atika memilih tidak memberikan pidato panjang. Sebagai gantinya, ia menitipkan salam dan harapan kepada para jemaah serta petugas haji.

“Wakil Bupati hanya berpesan kepada kami untuk menyampaikan titip salam kepada semua jamaah dan petugas haji, mudah-mudahan jamaah haji Mandailing Natal semuanya menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,”

Setelah acara penyambutan singkat, Pemkab Madina bersama Kantor Kemenhaj menyerahkan kembali jamaah kepada keluarga masing-masing. Pemerintah daerah berharap nilai-nilai ibadah yang diperoleh di Tanah Suci dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Implikasi ke depan

Kepulangan ini menandai berakhirnya rangkaian pelaksanaan haji bagi rombongan Kloter 6. Ke depan, Pemkab dan Kemenhaj berkomitmen meningkatkan koordinasi agar proses keberangkatan dan kepulangan berjalan lebih lancar, terutama terkait pengawasan kesehatan jamaah sebelum keberangkatan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait