Lokal

IAKN Tarutung Lantik 69 Pejabat, Prodi PPG Bidik Akreditasi Unggul

Bagikan:
Suasana pelantikan 69 pejabat di lingkungan IAKN Tarutung

TARUTUNG – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung melantik 69 pejabat baru untuk masa jabatan 2026–2030, Senin (8/6). Pelantikan bertujuan konsolidasi kepemimpinan dalam rangka percepatan transformasi kelembagaan menuju Universitas Kristen Negeri dan penguatan program strategis kampus, termasuk Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Tarutung, Dr. Haposan Silalahi, M.Th. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari penyegaran organisasi untuk memastikan institusi siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.

Suasana pelantikan pejabat di lingkungan IAKN Tarutung.

Tujuan pelantikan dan arah strategis

Rektor menekankan bahwa perubahan struktur kepemimpinan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan kebutuhan untuk menjaga keberlanjutan dan akselerasi pembangunan kampus. Ia meminta para pejabat baru bersikap adaptif, responsif, serta membangun budaya kerja produktif dan kolaboratif.

Dengan pengisian jabatan ini, IAKN berharap kualitas akademik meningkat, layanan mahasiswa lebih baik, jejaring kerja sama meluas, dan inovasi di lingkungan kampus tumbuh lebih cepat.

Fokus pada Prodi PPG: target Akreditasi Unggul

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Dr. Sandy Ariawan SMG S.Pd.K MA M.Pd.K, yang kembali dipercaya memimpin Program Studi PPG. Kepercayaan ini mencerminkan keyakinan pimpinan terhadap kapasitas dan rekam jejaknya dalam mengembangkan program studi strategis.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Program Studi PPG bukan sekadar unit akademik, tetapi instrumen penting dalam menyiapkan tenaga pendidik profesional bagi Indonesia," ujar Dr. Sandy.

Dr. Sandy menetapkan target besar pada periode 2026–2030: menjadikan Prodi PPG sebagai wajah implementasi visi "Rumah Bersama untuk Dunia" melalui peningkatan layanan, inovasi, dan penguatan jejaring. Salah satu prioritas langsung adalah meraih Akreditasi Unggul.

"Akreditasi Unggul bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari upaya membangun budaya mutu yang kuat dan berkelanjutan," tegasnya.

Langkah yang direncanakan

Untuk memenuhi indikator akreditasi, pihak Prodi PPG berencana melakukan konsolidasi menyeluruh bersama dosen, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan. Fokusnya pada penguatan sistem mutu, dokumentasi, dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan nasional.

Selain itu, karakter peserta PPG yang datang dari berbagai daerah dianggap sebagai peluang untuk membangun budaya akademik inklusif dan kolaboratif, sekaligus memperluas dampak program terhadap mutu pendidikan di tingkat nasional.

Implikasi dan langkah berikutnya

Pelantikan 69 pejabat ini merupakan momen penting dalam perjalanan IAKN Tarutung menuju status universitas. Keberhasilan implementasi kebijakan dan capaian akreditasi program studi akan menjadi indikator kunci sejauh mana transformasi kelembagaan berjalan efektif.

Ke depan, institusi perlu memastikan dukungan administratif, sumber daya manusia, dan jaringan mitra strategis memadai agar target-target strategis, termasuk Akreditasi Unggul PPG, dapat tercapai.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait