DPRD Malang Dukung Kenaikan Insentif Guru dengan Syarat
MALANG — Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, menyatakan dukungan terhadap rencana kenaikan insentif untuk guru PAUD, guru swasta, dan tenaga pendidik madrasah pada Rabu (28/10/2026), namun menekankan perlunya validitas data dan verifikasi anggaran sebelum kebijakan dijalankan. Ia mengingatkan agar pemerintah daerah memastikan data penerima, kelengkapan administrasi, dan kemampuan fiskal daerah agar program berjalan berkelanjutan.
Dukungan dengan catatan
Darmadi menyambut inisiatif peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai langkah penting. Namun, ia memperingatkan agar kebijakan tidak diberlakukan terburu-buru tanpa mekanisme yang jelas. Menurutnya, proyeksi penurunan transfer dana pusat pada 2027 harus diperhitungkan saat menyusun skema pembiayaan.
"Pada prinsipnya, saya mendukung apa yang disampaikan Pak Bupati untuk menaikkan insentif itu. Tapi pemerintah tidak boleh terburu-buru tanpa menyiapkan mekanisme verifikasi data dan skema pembiayaan yang kuat,"
Tiga prioritas verifikasi dan anggaran
Darmadi menegaskan ada tiga hal prioritas yang harus disiapkan sebelum realisasi kebijakan. Ketiganya dimaksudkan agar penyaluran tepat sasaran dan tidak terhambat persoalan administrasi.
- Penyelarasan data antarinstansi untuk memastikan akurasi calon penerima.
- Pemeriksaan kelengkapan dokumen berdasarkan evaluasi penyaluran tahun-tahun sebelumnya.
- Perhitungan anggaran realistis yang mencakup jumlah penerima, besaran kenaikan, dan kemampuan APBD.
"Pendataan dan verifikasi calon penerima menjadi bagian penting dalam persiapan. Dengan begitu, penyaluran insentif diharapkan berjalan lebih lancar dan tidak terkendala persoalan administrasi,"
Pemutakhiran data dan koordinasi
Selain skema insentif, Darmadi mendorong optimalisasi pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik), khususnya untuk guru swasta. Menurutnya, pendataan yang rapi membantu tenaga pendidik mengakses program pusat seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG) sesuai persyaratan.
Ia juga meminta agar Pemkab Malang memperkuat koordinasi lintas instansi dan kementerian untuk memperjelas mekanisme serta regulasi program. Langkah ini dianggap penting untuk menghindari kebijakan yang hanya berhenti pada wacana.
Harapan dan kelanjutan
Darmadi berharap kenaikan insentif tidak sekadar janji, melainkan terealisasi dengan tata kelola yang baik. Ia menegaskan bahwa persiapan administrasi, data valid, dan pembiayaan terukur adalah syarat agar kebijakan memberi manfaat nyata bagi guru PAUD, guru swasta, dan tenaga pendidik madrasah di Kabupaten Malang.
"Saya ingin cita-cita itu terealisasi. Artinya, ya harus ditata sedemikian rapi sejak awal,"
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Kelompok Tani Hutan Didorong Cegah Karhutla di Tulungagung
Erma Susanti mendorong peran kelompok tani hutan untuk deteksi dini dan pencegahan karhutla di Tulungagung,...
Rehabilitasi Mangrove di Banyuwangi Didorong Seiring Kesejahteraan Pesisir
Rehabilitasi mangrove di Banyuwangi harus berjalan bersamaan dengan peningkatan kesejahteraan pesisir agar p...
Rijanto: Kekompakan dan Sportivitas Jadi Modal Turnamen Voli
Bupati Blitar Rijanto buka Turnamen Voli di Garum (27/10/2026), menekankan kekompakan, disiplin, dan sportiv...
Hari Sumpah Pemuda: Mengembalikan Jiwa Kebangsaan Lewat Literasi
Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengingatkan perlunya mengembalikan jiwa kebangsaan lewat literasi, bukan seka...
Trenggalek Kirim 126 Atlet ke Popda XV & Peparpeda III Jawa Timur
Trenggalek memberangkatkan 126 atlet untuk Popda XV dan Peparpeda III Jatim 2026, berkompetisi di 16 cabor d...
Warga Dukung Normalisasi Sungai Gonggo, Minta Kepastian Ganti Rugi
Warga Dusun Ringinagung mendukung normalisasi Sungai Gonggo untuk cegah banjir, namun menuntut kepastian gan...