IndoBuildTech 2026 Perkuat Ekosistem Arsitektur dan Desain Interior
Menakrifkan peran pameran dalam penguatan industri kreatif, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Rabu, 8 Juli 2026. Menurutnya, pameran ini menjadi momentum untuk memperkuat subsektor arsitektur dan desain interior serta membuka peluang kolaborasi dan bisnis baru.
Peninjauan Menekraf dan pesan utama
Dalam kunjungannya, Menekraf menekankan bahwa arsitektur dan desain interior merupakan bagian penting dari pengembangan ekonomi kreatif nasional. Dia berharap pameran dapat menjadi ruang inovasi sekaligus pasar bagi pelaku industri.
"Kami berkomitmen memperkuat pertumbuhan subsektor arsitektur dan desain interior,"
"Saya berharap IndoBuildTech Expo 2026 terus menjadi ruang kolaborasi serta memberikan terobosan dan peluang bisnis bagi pelaku industri,"
Rencana kebijakan dan sinergi
Menekraf menegaskan bahwa pengembangan kedua subsektor tersebut tercantum dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Untuk merealisasikannya, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bakal membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk asosiasi profesi.
Dukungan Menko Infrastruktur
Dukungan serupa datang dari Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. AHY menilai pembangunan infrastruktur harus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami ingin menghadirkan jalan-jalan yang bisa diakses agar petani dan nelayan kita semakin sejahtera dan produktif,"
AHY juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor konstruksi dan ekraf untuk menghadirkan pembangunan berkualitas yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Peran IndoBuildTech dalam ekosistem industri
IndoBuildTech Expo 2026 mempertemukan berbagai pelaku dalam satu ekosistem industri. Pameran ini menjadi wadah bertemunya perancang kreatif dengan produsen bahan bangunan untuk mendorong produk yang inovatif dan kompetitif.
- Produsen material
- Arsitek
- Desainer interior
- Kontraktor
- Pengguna akhir
Dengan model kolaborasi seperti ini, pameran berpotensi mempercepat transfer ide dan membuka jalur pasar baru bagi para pelaku subsektor arsitektur dan desain interior.
Implikasi ke depan
Penguatan subsektor melalui pameran skala nasional mendukung tujuan jangka panjang Rindekraf. Jika sinergi antar-pemangku kepentingan terjaga, peluang munculnya inovasi desain dan produk lokal yang kompetitif akan meningkat. Pameran berikutnya berpeluang menjadi tolok ukur kemajuan ekosistem ini di tingkat nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...