Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp18 Ribu, 1 Gram Rp2.768.000

Bagikan:
Daftar harga emas Antam per pecahan per 25 Agustus 2026

Harga emas bersertifikat Antam tercatat naik sebesar Rp18.000 per gram pada pembaruan harga tanggal 25 Agustus 2026. Berdasarkan data resmi Logam Mulia, kenaikan membuat harga emas pecahan 1 gram berada di level Rp2.768.000, naik dari Rp2.750.000 pada perdagangan sebelumnya.

Kenaikan dan catatan singkat

Kenaikan ini melanjutkan penguatan harga yang terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya. Secara nominal, tambahan Rp18.000 pada harga 1 gram setara dengan kenaikan sekitar 0,65% dari harga sebelumnya.

Logam Mulia menyediakan emas Antam dalam berbagai pecahan untuk memenuhi kebutuhan investor ritel dan pembeli kolektor. Pergerakan harga harian biasanya dipantau oleh pelaku pasar yang mempertimbangkan alokasi portofolio dan likuiditas.

Rincian harga per pecahan (25 Agustus 2026)

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.434.000
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp2.768.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp5.476.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp8.189.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp13.615.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp27.175.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp67.812.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp135.545.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp271.012.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp677.265.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp1.354.320.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.708.600.000

Apa arti bagi investor?

Kenaikan harian seperti ini umumnya mencerminkan dinamika harga emas global dan permintaan domestik. Bagi investor jangka pendek, pergerakan harian bisa menjadi peluang trading, sedangkan investor jangka panjang biasanya memperhatikan tren mingguan atau bulanan.

Untuk konfirmasi dan transaksi, pembeli disarankan mengecek pembaruan resmi dari Logam Mulia atau outlet penjualan yang ditunjuk sebelum melakukan pembelian.

Data harga dalam artikel ini adalah pembaruan resmi per 25 Agustus 2026 dari Logam Mulia.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait