IHSG Melemah 0,69% pada Jeda Siang, Transaksi Rp9,02 T
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada jeda siang sesi I, Senin 24 Agustus 2026, setelah melemah 45,04 poin atau 0,69 persen ke level 6.480,64. Pelemahan terjadi di Bursa Efek Indonesia seiring tekanan jual luas, meski aktivitas perdagangan masih relatif tinggi.
Ringkasan Perdagangan Sesi I
Pergerakan IHSG sepanjang sesi pertama berada pada rentang 6.474 hingga 6.551. Sentimen negatif menekan mayoritas saham sehingga jumlah pengoreksian lebih dominan dibandingkan penguatan.
| Indikator | Angka |
|---|---|
| Level IHSG | 6.480,64 |
| Perubahan | -45,04 poin (-0,69%) |
| Rentang | 6.474 - 6.551 |
| Volume | 24,79 miliar lembar saham |
| Nilai Transaksi | Rp9,02 triliun |
| Frekuensi | 1.390.961 kali transaksi |
| Pergerakan Saham | 370 melemah / 233 menguat / 186 stagnan |
| Indeks LQ45 | Melemah 0,92% |
Pergerakan Sektor
Tekanan pasar merata pada sebagian besar sektor. Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut tertekan, tercermin pada koreksi indeks LQ45.
- Sektor kesehatan: koreksi terdalam sebesar 2,03%
- Sektor transportasi: turun 1,24%
- Properti: melemah 0,90%
- Keuangan: turun 0,89%
- Barang konsumsi non-primer: koreksi 0,53%
- Sektor barang baku: menguat 0,81% (satu dari dua sektor di zona hijau)
- Sektor perindustrian: naik tipis 0,04%
Top Gainers dan Aktivitas Saham
Meskipun indeks melemah, terdapat sejumlah saham yang mencatat kenaikan signifikan. Saham-saham pada jajaran top gainers mencatat lonjakan harga antara 20% hingga 34%, menunjukkan aksi beli terfokus pada emiten tertentu.
Secara total, frekuensi transaksi yang tinggi dan nilai transaksi di atas Rp9 triliun menandakan likuiditas pasar tetap kuat, meski tekanan jual lebih dominan pada sesi pertama.
Prospek dan Hal yang Perlu Dipantau
Investor akan memantau kelanjutan sesi kedua dan reaksi terhadap sentimen eksternal serta data ekonomi yang dapat mempengaruhi aliran modal. Pergerakan saham blue chip dan kinerja sektor kesehatan perlu diperhatikan karena kontribusinya terhadap pergerakan indeks.
Perdagangan sore menjadi penentu arah penutupan harian, setelah pasar menilai selera risiko investor sepanjang hari.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah Buka Basis Wajib Pajak untuk Amankan Target 2026
DPR minta pemerintah buat peta jalan perluasan basis wajib pajak untuk amankan target pajak APBN 2026 senila...
Rupiah Naik Tipis Awal Pekan, Dipicu Pelemahan Dolar
Rupiah dibuka menguat tipis ke Rp17.689 per dolar Senin 24 Agustus 2026, terdorong pelemahan dolar namun ter...
IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan setelah ditutup di 6.525,69; investor diminta waspadai kenaikan yiel...
IAW: Keterbukaan Wajib jika Ada Transaksi 62% Saham BYAN
IAW minta keterbukaan dan penelusuran bukti jika rumor transaksi 62% saham BYAN benar-benar terjadi.
IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan pada Awal Pekan
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan pada pembukaan pekan ini, didukung rupiah dan optimisme ekonomi namu...
UMKM Diminta Lindungi Karya Jadi Aset Ekonomi
Asisten Gubernur BI mengajak UMKM mendaftarkan hak kekayaan intelektual agar karya diakui hukum, bernilai ek...