Ekonomi

Sandiaga Pimpin MUTU Perkuat Ekonomi Hijau Indonesia

Bagikan:
Sandiaga Uno hadiri RUPSLB dan Greenomics Festival MUTU di Jakarta 24 Agustus 2026

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) International mengangkat Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden Komisaris dalam RUPSLB yang digelar bersamaan dengan pembukaan MUTU Greenomics Festival 2026 di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. Perubahan kepemimpinan bertujuan mempercepat transformasi bisnis ke arah ekonomi hijau, memperkuat tata kelola, ekspansi layanan, dan pengembangan usaha berkelanjutan.

Pengangkatan dan tujuan strategis

Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Roestiandi Tsamanov sebagai Wakil Presiden Direktur. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong inovasi layanan dan meningkatkan kontribusi MUTU terhadap ekonomi hijau nasional. Direksi baru diharapkan memperkuat posisi perusahaan sebagai Green Economy Champion di Indonesia.

Fokus inklusif untuk UMKM

Sandiaga menegaskan ekonomi hijau harus melibatkan pelaku usaha skala kecil. Data yang disampaikan menunjukkan sekitar 64 juta UMKM berkontribusi sekitar 62 persen PDB dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional. Karena itu, pengembangan berkelanjutan perlu bersifat inklusif.

"Ekonomi hijau tidak hanya ditujukan bagi perusahaan besar, tetapi juga harus melibatkan UMKM dan pelaku ekonomi rakyat. Keterlibatan UMKM penting karena sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,"

Sandiaga menambahkan keterlibatan MUTU diharapkan membantu membangun kapasitas UMKM agar lebih mudah menembus pasar global.

Peran layanan sertifikasi

Menurut Sandiaga, layanan sertifikasi, pengujian, dan inspeksi menjadi kunci untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Banyak UMKM belum memiliki sertifikasi yang sesuai standar negara tujuan, sehingga akses pasar menjadi terhambat.

"MUTU dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar hingga ke tingkat global. Semakin banyak perusahaan Indonesia mampu berkembang dan dikenal di pasar internasional melalui penerapan standar keberlanjutan,"

Strategi bisnis hijau MUTU

Direktur Utama MUTU International, Arifin Lambaga, menyambut positif bergabungnya Sandiaga dalam struktur kepemimpinan. Arifin melihat ini sebagai momentum untuk mempercepat transformasi dan memperluas ekosistem ekonomi hijau.

"Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan bisnis hijau dunia. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui kolaborasi antara UMKM, industri, investor, serta lembaga sertifikasi dan penyedia standar,"

Rencana pengembangan MUTU meliputi beberapa fokus utama:

  • Green employee: pelatihan SDM berorientasi keberlanjutan.
  • Green finance: fasilitasi pembiayaan untuk proyek ramah lingkungan.
  • Green product: dukungan sertifikasi produk berkelanjutan.
  • Layanan sertifikasi, pengujian, dan inspeksi yang menyesuaikan standar internasional.

Dampak dan prospek

MUTU menempatkan standar dan sertifikasi sebagai dasar pembangunan ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan. Direksi baru diharapkan meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di kancah global.

Melalui MUTU Greenomics Festival 2026 dan RUPSLB, perusahaan menegaskan komitmen mendorong transformasi yang inklusif dan berorientasi pasar internasional.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait