Hiburan

Pemain Ketoprak Meninggal Saat Pentas di Bantul

Bagikan:
Panggung pertunjukan ketoprak di Bantul saat malam hari

Sarjiyono alias Mbetut (62), pemain ketoprak, meninggal dunia saat tampil dalam pertunjukan HUT ke-81 RI di Desa Petung, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kejadian itu menjadi viral setelah video ambruknya Mbetut beredar di media sosial.

Kronologi kejadian

Menurut keterangan pihak kepolisian, Mbetut semula mengikuti jalannya pertunjukan seperti biasa. Peristiwa terjadi ketika ia sedang melakukan adegan gandrung dengan memeluk lawan mainnya. Awalnya lawan main mengira adegan berlanjut, namun setelah beberapa saat Mbetut tidak bangun.

"Lawan mainnya sempat mengira korban sedang berakting. Tapi saat dibangunkan, ternyata korban tidak memberikan respons dan sudah tidak sadarkan diri,"

Saksi dan kru sound segera mengevakuasi Mbetut dari panggung dan membawanya ke PKU Muhammadiyah Gamping untuk penanganan medis. Namun, berdasarkan pemeriksaan petugas medis, korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Pemeriksaan medis dan penyebab

Polres Bantul menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyelidikan awal mengarah pada kondisi kesehatan yang menjadi pemicu.

"Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Namun kondisi korban sudah meninggal dunia,"

Dari keterangan keluarga, Mbetut memiliki riwayat penyakit jantung. Pernyataan keluarga ini turut dijadikan pertimbangan oleh polisi dalam menentukan kemungkinan penyebab kematian.

"Dari keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat jantung,"

Penyerahan jenazah dan pemakaman

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut dan proses pemakaman dilakukan di Ngrame, Tamantirto, Kasihan.

"Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga. Jenazah diserahkan untuk dimakamkan di Ngrame, Tamantirto, Kasihan,"

Reaksi publik dan langkah selanjutnya

Video ambruknya Mbetut menjadi viral di media sosial pada 23 Agustus 2026, memicu simpati dari warganet dan komunitas seni tradisi. Pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan jika ada bukti baru yang perlu ditelusuri.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pelaku seni yang tampil dalam acara besar, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit kronis. Keluarga dan komunitas setempat kini tengah mengurus pemakaman serta mengenang peran Mbetut dalam seni ketoprak lokal.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait