FFWS 2026 Fall: Tiga Wakil Indonesia Amankan Top 12
Tiga wakil Indonesia—RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC—mengamankan posisi 12 besar pada babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall setelah pekan kedua berlangsung pada 21-23 Agustus 2026. Hasil ini memberi peluang langsung untuk tiket Grand Finals bagi ketiganya.
Hasil pekan kedua dan posisi akhir Fase Pertama
RRQ Kazu menjadi sorotan pada pekan kedua dengan performa konsisten. Mereka mencatatkan total 396 poin dari 24 pertandingan dan menutup fase ini di peringkat ketiga.
Bigetron by Vitality menempati posisi keenam dengan 336 poin, sedangkan ONIC finis di peringkat ke-11 dengan 275 poin. Ketiganya berhak tampil pada pembukaan pekan ketiga.
RRQ Kazu: Team of the Day dan konsistensi
RRQ Kazu tampil gemilang sejak hari pertama. Mereka dinobatkan sebagai Team of the Day setelah mengumpulkan 111 poin, 2 Booyah, dan 73 eliminasi pada hari itu.
Performa itu berlanjut pada hari ketiga pekan kedua. RRQ menambah satu Booyah di Kalahari dan menghasilkan 117 poin pada hari tersebut.
Bigetron dan ONIC menjaga peluang
Bigetron by Vitality mempertahankan stabilitas permainan dengan koleksi 2 Booyah, 211 eliminasi, dan 125 poin placement. Total poin membawa mereka ke posisi keenam klasemen.
ONIC menutup Top 12 setelah memberi kontribusi satu Booyah pada hari pertama pekan kedua. Performa ini menegaskan dominasi awal tim Indonesia pada pekan kedua.
Peluang untuk EVOS Divine dan MBR Omega
Dua wakil Indonesia lain, EVOS Divine dan MBR Omega, berada di bawah batas Top 12 tetapi masih punya peluang lewat performa hari match selanjutnya. EVOS Divine menorehkan perbaikan dengan meraih Booyah pertama pada pekan kedua dan mengumpulkan 266 poin.
MBR Omega berada tepat di bawah EVOS dengan 251 poin dan 2 Booyah. Keduanya masih berpeluang mengejar tiket Grand Finals jika tampil maksimal pada matchday mendatang.
Kejutan dari VAMOS
Nama lain yang mencuri perhatian adalah VAMOS dari Malaysia. Tim itu tampil dominan pada hari kedua dengan 113 poin, 2 Booyah, dan 71 eliminasi. Salah satu faktor penunjang performa adalah kehadiran Juan, pemain asal Indonesia, yang diturunkan pada pekan ini.
Dengan babak Knockout yang masih berjalan, persaingan menuju Grand Finals makin ketat. Tim-tim Indonesia yang berada di Top 12 kini fokus mempertahankan momentum untuk memastikan tiket ke babak final.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...