Bupati Batubara Buka Pelatihan HMI: Kepemimpinan di Era AI
Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian SH M.Si CLA menghadiri pembukaan Intermediate Training LK II Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran-Asahan Periode 2025–2026 pada Senin (28/9) di Kabupaten Asahan. Kegiatan mengusung tema "Kepemimpinan Intelektual Kader HMI di Era Artificial Intelligence" dan bertujuan menyiapkan kader menghadapi tantangan teknologi dan bonus demografi.
Tema pelatihan dan fokus kapasitas
Panitia menetapkan tema yang memadukan nilai keislaman dan teknologi. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kualitas pemikiran, kepemimpinan, dan keterampilan praktis peserta. Selain itu, materi menekankan adaptasi terhadap perkembangan artificial intelligence sebagai alat inovasi sosial dan akademik.
Pesan Bupati: siapkan bonus demografi
Bupati Baharuddin menekankan pentingnya persiapan generasi muda menyongsong bonus demografi. Ia meminta kader HMI memperkuat kemampuan ilmiah, keterampilan, dan karakter supaya bisa memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Bonus demografi merupakan peluang besar yang harus kita persiapkan sejak dini. Generasi muda harus memiliki kemampuan, karakter, dan semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan
Peran HMI di tengah perkembangan teknologi
Bupati menilai HMI memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa muslim yang berakhlak, berilmu, dan berwawasan kebangsaan. Ia berharap kader HMI mampu merumuskan gagasan dan solusi atas persoalan umat serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Dalam konteks kemajuan teknologi, peserta diajak melihat AI sebagai sarana meningkatkan kapasitas dan menghasilkan inovasi yang berguna bagi publik. Pemerintah daerah juga diharapkan menjadi mitra strategis dalam proses tersebut.
Peserta, harapan penyelenggara, dan kolaborasi
Ketua Umum HMI Cabang Kisaran-Asahan menyatakan sebanyak 48 peserta dinyatakan lolos mengikuti rangkaian Intermediate Training LK II Tingkat Nasional. Panitia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius hingga selesai.
- Peserta: 48 kader terpilih
- Tujuan: meningkatkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan
- Harapan: lahir gagasan dan program yang bermanfaat untuk daerah
Dalam sambutannya, pihak penyelenggara dan Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta dan berharap seluruh rangkaian berjalan lancar serta memberi manfaat luas bagi peserta dan masyarakat.
Acara ini menegaskan kebutuhan sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan untuk mendorong inovasi dan pembangunan. Ke depan, kolaborasi berkelanjutan diharapkan memperkuat peran generasi muda sebagai penggerak perubahan sosial dan ekonomi di daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Saksi Tegaskan Tidak Sebut Doddy 'Mafia Tanah' di Sidang Praperadilan
Saksi pelapor di praperadilan Medan menyatakan tak pernah menyebut Doddy 'mafia tanah'; inti laporan soal em...
Groundbreaking Huntap di Aceh Tamiang, Target 2.399 Unit 2026
Pemerintah memulai pembangunan 178 huntap di Alur Jambu, Aceh Tamiang, bagian dari target 2.399 unit pada 20...
Medan: Polrestabes Gagalkan Peredaran Vape Getar, Pemko Gandeng KPK
Polrestabes Medan menangkap pelaku dan menyita 450 bungkus vape getar; warga Medan Belawan hidup di dapur se...
PKA Sumut Belajar Tata Kelola Lingkungan ke DLH DKI
Puluhan calon pemimpin administrator Sumut mengikuti Studi Lapangan PKA ke DLH DKI Jakarta untuk mempelajari...
Aris Rinaldi Nasution Terpilih Kembali Ketua Forwakum Sumut 2026-2029
Aris Rinaldi Nasution kembali terpilih sebagai Ketua Forwakum Sumut 2026–2029 setelah unggul tipis dalam pem...
Polantas Karib: Sat Lantas Pematangsiantar Edukasi 60 Anak TK soal Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar menggelar Polantas Karib untuk 60 anak TK, mengajarkan rambu lalu lintas,...