HLUN 2026: Layanan Gratis untuk Lansia di Nusa Tenggara Timur
Pemerintah menggelar rangkaian Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 pada 29 Mei 2026 dengan layanan gratis untuk lansia. Puncak acara berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan difokuskan pada dampak langsung bagi masyarakat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan lansia harus dijaga, dilindungi, dan diberdayakan.
Layanan yang Disediakan
Kementerian Sosial menghadirkan beragam layanan yang menyentuh kebutuhan lansia secara langsung. Program ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, akses, dan kemandirian lansia.
- Operasi katarak
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Fisioterapi
- Bantuan ATENSI (Asistensi Sosial)
- Penyaluran alat bantu dan sarana kamar
- Layanan pemenuhan hak sipil
- Program kewirausahaan dan layanan homecare
Kata Mensos
"Lansia bukan beban pembangunan, tetapi bagian penting dari masyarakat yang harus dijaga. Selain itu, dilindungi serta mendapat pemberdayaan."
Pelaksanaan dan Prioritas Lokasi
HLUN 2026 digelar hampir di seluruh kabupaten dan kota di NTT. Kegiatan terpusat namun juga dilaksanakan secara lokal untuk menjangkau lansia yang paling membutuhkan.
- Kabupaten Alor
- Kabupaten Belu
- Kabupaten Ende
- Kabupaten Flores Timur
- Kabupaten Kupang
- Kabupaten Lembata
- Kota Kupang
Kegiatan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah melibatkan masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan organisasi keagamaan. Prioritas diberikan pada wilayah dengan jumlah lansia miskin tinggi dan kawasan 3T (tertinggal, terluar, terdepan).
Tema dan Makna
Tema HLUN 2026 adalah "Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh". Tema ini mengajak masyarakat melihat lansia sebagai bagian penting pembangunan. Pemerintah menegaskan usia lanjut bukan penghalang untuk tetap aktif dan mandiri.
Peningkatan kualitas hidup lansia dianggap bagian dari indikator pertumbuhan Indonesia. Oleh karena itu, perlindungan dan pemberdayaan lansia ditekankan secara berkelanjutan.
Sejarah dan Kerangka Regulasi
HLUN berakar dari peran Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat sebagai anggota tertua BPUPKI pada 29 Mei 1945. Atas jasanya, tanggal itu kemudian dijadikan Hari Lanjut Usia Nasional pada 29 Mei 1996.
Komitmen terhadap kesejahteraan lansia diperkuat melalui peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 dan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.
Logo HLUN 2026 menampilkan logomark "HLUN" yang merepresentasikan layanan bagi lansia, seperti operasi katarak, alat bantu aksesibilitas, layanan kesehatan, dan homecare. Pemerintah berharap rangkaian HLUN kali ini memberi manfaat nyata dan mendorong kebijakan yang berkelanjutan bagi lansia di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
26 Mei 2026: Hari Arafah, Hari Rambut Merah, dan Kemerdekaan Georgia
26 Mei 2026 menampung beberapa peringatan penting: Hari Rambut Merah, Hari Kemerdekaan Georgia, dan Hari Ara...
Cara Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat
Panduan memilih hewan kurban sehat dan sesuai syariat: cek usia, tanda fisik, dan SKKH agar daging aman diko...
Revisi UU Polri Perkuat Peran Kompolnas, DPR Bentuk Panja
DPR dan pemerintah sepakat revisi UU Polri 2002 perlu memperkuat Kompolnas, pengawasan, dan profesionalisme...
Pemerintah Diminta Bongkar Mafia Pupuk Subsidi sampai Akar
Komisi IV DPR minta pemerintah bongkar mafia pupuk subsidi setelah Kementan cabut 2.231 izin; kerugian akiba...
Daftar Anggota Panja dan Tujuh Pokok Perubahan RUU Polri
Komisi III DPR membentuk panja RUU Polri pada 25 Mei 2026 untuk membahas tujuh poin pokok perubahan yang men...
Download SPTJM dan Cara Daftar Prapendaftaran SPMB DKI 2026
Prapendaftaran SPMB DKI 2026 (SMP/SMA/SMK) buka 19 Meiβ10 Juni; unduh SPTJM di laman resmi dan unggah setela...