PDI Perjuangan Madiun Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
MADIUN — DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komitmen ideologis kader dan meneguhkan semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
Kegiatan dan peserta
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Gandhi Hatmoko selaku Inspektur Upacara. Gandhi menjabat Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, Reformasi Birokrasi dan Reformasi Sistem Hukum Nasional.
Acara diikuti oleh jajaran pengurus, kader, serta simpatisan partai. Selain bendera, kegiatan juga menjadi forum penguatan ideologi dan pengingat sejarah bagi seluruh peserta.
Sejarah singkat kelahiran Pancasila
Gandhi mengingatkan pentingnya memahami proses lahirnya Pancasila. Ia menekankan sidang BPUPKI yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 sebagai momen krusial.
Pada sidang tersebut, tiga tokoh menyampaikan gagasan terkait dasar negara, yaitu:
- Mohammad Yamin
- Prof. Soepomo
- Ir. Soekarno
Puncaknya, pada 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang kemudian melahirkan istilah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Pesan pimpinan dan makna Pancasila
"Seperti pesan Bung Karno, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kader PDI Perjuangan harus memahami sejarah lahirnya Pancasila dan peran besar Bung Karno dalam merumuskan dasar negara."
Gandhi menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Ia menyebut Pancasila berfungsi sebagai pemersatu dalam keberagaman sekaligus dasar hukum bagi seluruh peraturan nasional.
"Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 menjadi tonggak sejarah lahirnya Pancasila. Karena itu, setiap kader wajib memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara."
Menurut Gandhi, nilai-nilai Pancasila juga dapat menjadi solusi dalam menghadapi persoalan kebangsaan yang muncul di tengah masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, pengamalan prinsip itu harus nyata dalam tindakan politik dan pelayanan kepada rakyat.
PDI Perjuangan berharap momentum Hari Lahir Pancasila makin memperkuat komitmen ideologis kader. Partai menyerukan agar kader terus hadir di tengah rakyat dengan landasan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Bung Karno.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR: Investasi Pertambangan Banyuwangi Harus Lindungi Lingkungan
Komisi IV DPR kunjungi PT BSI Tumpang Pitu; Sonny minta investasi tambang selaras dengan perlindungan lingku...
Lamongan Siapkan 10 Ribu Titik PJU, Fokus di Jalur Pantura
Pemkab Lamongan menyiapkan 10.000 titik PJU baru, fokus di Jalur Pantura untuk tingkatkan keselamatan dan ak...
PDI-P Kanigoro Percepat Regenerasi: 30% Perempuan, 30% Kader Muda
PDI Perjuangan Kanigoro membentuk kepengurusan baru dengan 30% perempuan dan 30% kader muda untuk memperkuat...
Bupati Trenggalek Dorong PDAM Pakai Energi Surya untuk Tekan Biaya
Bupati Trenggalek mendorong PDAM pakai panel surya untuk tekan biaya operasional dan perkuat kontribusi PAD...
Bupati Kediri Dukung Koperasi dan Dorong UMKM Masuk Marketplace
Bupati Kediri dukung koperasi dan dorong UMKM memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan daya saing setelah...
Rencana Bioskop di Pasar Baru Magetan Picu Kekhawatiran Pedagang
Pedagang Pasar Baru Magetan khawatir atas rencana pembangunan bioskop; DPRD jadwalkan RDP pada 24 Juli 2026...