Lokal

Bupati Taput Ajak Warga Pelihara Ulos di Hari Ulos 2026

Bagikan:
Parade ulos dan peragaan busana ulos pada perayaan Hari Ulos di Tarutung

TARUTUNG, 30 Oktober 2026 — Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga terhadap ulos dan aktif melestarikannya sebagai identitas budaya Batak. Ajakan disampaikan saat Perayaan Hari Ulos Kabupaten Tapanuli Utara 2026 yang dipusatkan di Kota Tarutung.

Parade dan rangkaian acara

Perayaan dimulai dengan parade ulos yang berangkat dari Menara Lonceng Simpang Empat Tarutung menuju Gedung Sopo Partungkoan. Parade dilepas secara resmi oleh Bupati bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan dan Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M Sitompul, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Setibanya di gedung, kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian acara budaya. Penyelenggara menampilkan program yang variatif untuk memperkenalkan ulos kepada publik.

  • Kebaktian bersama;
  • Sambutan penyelenggara dan pemutaran video ucapan Hari Ulos;
  • Peragaan busana berbahan ulos dan pertunjukan musik tradisional;
  • Gelar wicara (talkshow) budaya untuk membahas pelestarian dan peluang ekonomi.

Apresiasi untuk penenun

Pemerintah daerah memberikan penghargaan khusus kepada para penenun penyandang disabilitas dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga tradisi menenun.

Bupati menekankan bahwa keberlangsungan keterampilan menenun bergantung pada dukungan nyata, bukan sekadar seremoni. Ia menyoroti pentingnya memberikan bantuan berkelanjutan kepada penenun dan pelaku usaha ulos.

Pelestarian dan prospek ulos

Bupati menyatakan bahwa parade dan perayaan bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Batak kepada masyarakat luas dan meningkatkan daya tarik ulos sebagai potensi wisata budaya Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, upaya ini harus mendorong generasi muda agar mengenal dan mencintai warisan tersebut.

Melalui kegiatan ini, mari kita tunjukkan kebanggaan kita terhadap ulos. Kita promosikan bersama, kita lestarikan, dan kita pastikan generasi muda mengenal serta mencintai warisan budaya ini. Ulos adalah jati diri kita, dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya

Menutup perayaan, Bupati berharap momentum Hari Ulos dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya Batak. Ia juga menargetkan ulos semakin dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mancanegara, melalui promosi dan dukungan berkelanjutan kepada para penenun.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait