Bupati Labuhanbatu Ajak Keluarga 'Kembali ke Meja Makan' pada Harganas ke-33
Rantauprapat, 29 Juni — Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG M.KM memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lapangan BKPP. Ia menyerukan reposisi peran keluarga untuk menghadapi tantangan digital dan meningkatkan kualitas hidup sejak dini menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan kebijakan nasional dan fokus pada kualitas hidup
Pada kesempatan itu, Bupati membacakan pidato tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji S.Ag M.Pd. Dalam pidato, ia menegaskan pergeseran paradigma kebijakan nasional.
Pemerintah kini tidak hanya mengatur jumlah penduduk. Fokus bergeser ke peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia sejak usia dini. Langkah ini dianggap esensial untuk menyongsong visi jangka panjang nasional.
Ancaman digital dan dampaknya pada keluarga
Bupati menyoroti tantangan zaman yang kian mengkhawatirkan, terutama dari infiltrasi digital. Menurutnya, ancaman terbesar bukan sekadar masalah fisik, melainkan kerusakan tatanan sosial di dalam rumah.
"Kita menghadapi maraknya paparan radikalisme, hingga keretakan komunikasi antar-anggota keluarga akibat kecanduan gawai (gadget). Ini tidak bisa dibiarkan,"
Ia menekankan perlunya mitigasi risiko digital melalui penguatan peran keluarga sebagai unit pertama dalam mendidik dan menjaga moral anak.
Gerakan sosial: "Kembali ke Meja Makan"
Sebagai langkah responsif, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama BKKBN menggaungkan gerakan sosial "Kembali ke Meja Makan, Berbicara dengan Anggota Keluarga". Gerakan ini bertujuan memperkuat komunikasi dan nilai-nilai keluarga di rumah.
Bupati mengajak orang tua meluangkan waktu berkualitas untuk mendengarkan anak-anak dan menanamkan nilai agama serta budi pekerti sejak dini.
"Luangkan waktu berkualitas bersama anak-anak kita. Dengarkan cerita mereka, tanamkan nilai-nilai agama, moralitas, dan budi pekerti sejak dini. Keluarga harus menjadi benteng pertama dan utama,"
Pesan akhir tentang perencanaan keluarga
Di akhir pidato, Bupati kembali menegaskan pentingnya perencanaan keluarga. Ia menekankan kesiapan pernikahan, perencanaan kehamilan yang sehat, serta pengasuhan yang bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya membentuk keluarga berkualitas.
"Berencana itu keren. Persiapkan pernikahan dengan matang, rencanakan kehamilan dengan sehat, dan asuhlah anak dengan penuh tanggung jawab,"
Hadirin dan penutup
Upacara dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Dirut Pudam Ahmad Ansyari Siregar, Kepala Cabang Bank Sumut, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab, pimpinan OPD, Dirut RSUD Rantauprapat, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Gerakan penguatan peran keluarga ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk menahan dampak negatif era digital dan memperkuat pondasi sosial dalam rumah tangga.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Tersangka Edarkan Sabu di Medan Deli, Pemasok Masih Buron
Terdakwa Haditia Rizki didakwa menjadi perantara dan pengedar sabu di Medan Deli; pemasoknya, Rahim, masih b...
DPRD Minta Pemko Medan Prioritaskan Nasib 530 Guru Honorer
DPRD Medan mendesak Pemko memberi kepastian bagi 530 guru honorer, termasuk pengangkatan PPPK dan kepesertaa...
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar di Jalan Sutomo, Sita 23 Paket Narkoba
Polrestabes Medan menangkap pengedar di Jalan Sutomo, menyita 3 paket sabu dan 20 paket ganja; tersangka dit...
Wagub Sumut Tekankan Sinergi TNI-Rakyat pada HUT ke-81
Wagub Sumut Surya tekankan sinergi TNI dan rakyat sebagai modal ketahanan nasional pada peringatan HUT ke-81...
RSUD H. Sahudin Kutacane Tegaskan Sanksi Rotasi bagi Tenaga Medis
RSUD H. Sahudin Kutacane peringatkan tenaga kesehatan akan dikenai sanksi, termasuk rotasi, bila melanggar k...
Pilkades Ledong Barat 7 Oktober: Dua Kandidat Berebut Kursi Kades
Pilkades Ledong Barat digelar 7 Oktober 2026 dengan dua kandidat: Ummi Marlina dan Wiludi. Warga berharap pe...