Pemerintah Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026
Pemerintah memastikan harga LPG 3 kg bersubsidi tidak mengalami kenaikan meski nilai tukar rupiah melemah. Pernyataan itu disampaikan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM di Jakarta, Senin 18 Mei 2026. Kebijakan ini berlaku hingga akhir 2026, kata pejabat terkait.
Status harga LPG 3 kg
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menegaskan tidak ada perubahan harga LPG bersubsidi 3 kg. Pernyataan itu diberikan di Kantor Kementerian ESDM dan menegaskan komitmen stabilitas harga energi bersubsidi.
Belum ada perubahan, harga LPG subsidi tetap, enggak ada (kenaikan)
Laode juga mengutip pernyataan Menteri ESDM bahwa harga LPG dan BBM bersubsidi tidak akan disesuaikan sampai penghujung 2026. Jaminan ini menjadi acuan kebijakan bagi pasar dan distributor.
Kondisi nilai tukar rupiah
Terlepas dari jaminan harga, nilai tukar rupiah tercatat mengalami pelemahan pada perdagangan pagi hari. Pelemahan tercatat sekitar 33 poin atau 0,19 persen, yaitu pada posisi Rp17.630 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.
Pelemahan kurs ini memicu pertanyaan soal dampak pada biaya impor energi. Namun pemerintah menilai fluktuasi jangka pendek tidak serta merta mengubah kebijakan harga subsidi.
Mekanisme impor dan kebijakan harga
Laode menegaskan mekanisme impor LPG dan minyak tetap berjalan sesuai prosedur. Proses pengadaan dan distribusi dilaksanakan untuk menjaga pasokan dan ketersediaan bagi konsumen.
Kan sudah diumumkan Pak Menteri, sampai akhir tahun (tidak berubah)
Pemerintah menilai langkah administratif dan mekanisme pasar saat ini mampu menahan tekanan biaya akibat fluktuasi kurs dalam waktu dekat.
Implikasi bagi konsumen
Jaminan stabilitas harga memberi kepastian bagi rumah tangga miskin dan menengah yang mengandalkan LPG 3 kg. Stabilitas ini juga mengurangi risiko lonjakan pengeluaran rumah tangga akibat kenaikan harga energi bersubsidi.
Meski demikian, pemerintah dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan nilai tukar dan kondisi pasar global. Untuk saat ini, kebijakan harga LPG 3 kg tetap dipertahankan sampai akhir 2026 sesuai pernyataan resmi Kementerian ESDM.
Berita Terkait
Samsat Keliling Jadetabek: 14 Titik Hari Ini, Ada yang Buka hingga 20.00 WIB
Polda Metro Jaya sediakan Samsat Keliling di 14 titik Jadetabek hari ini; layanan hanya untuk PKB tahunan da...
BMKG: El Nino Berpotensi Kuat, Kemarau 2026 Lebih Kering
BMKG memperingatkan El Nino berpeluang kuat pada pertengahan 2026; musim kemarau diprediksi lebih kering, le...
BMKG: Jakarta–Makassar Cerah, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan
BMKG prediksi banyak wilayah berawan pada 10 Juni 2026; Ambon hingga Jayapura berpotensi hujan ringan, beber...
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
BMKG keluarkan peringatan gelombang tinggi 9–12 Juni 2026, potensi 2,5–4 meter; nelayan dan operator feri di...
Prabowo Resmikan RSUD Muhammad Thohir Krui di Lampung 10 Juni 2026
Presiden Prabowo akan meresmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui di Pesisir Barat, Lampung, pada 10 Juni 2026...
TNI Capai Hampir 2.000 Titik Pipanisasi dan Sumur Bor
TNI menyatakan program pipanisasi dan sumur bor mendekati 2.000 titik hingga Juni 2026, memberi manfaat bagi...