BRIN Dorong GPS Ayam Lokal untuk Kemandirian Pangan
Bogor, 13 Mei 2026 — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji pembentukan Grand Parent Stock (GPS) ayam lokal berbasis keunggulan genetik tropis untuk mengurangi ketergantungan impor bibit ayam ras komersial dan memperkuat kemandirian pangan nasional.
Kajian BRIN dan tujuan pengembangan
Kajian ini dibahas pada Webinar Risnov Ternak #27 yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Peternakan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN pada Rabu, 13 Mei 2026. Tujuan utama adalah membangun fondasi pembibitan nasional yang lebih mandiri dan tahan guncangan geopolitik.
Menurut perwakilan BRIN, produksi grandparent stock global masih didominasi negara maju yang berinvestasi dalam riset selama berpuluh tahun. Kondisi itu dinilai berisiko bagi stabilitas pasokan bibit dalam negeri apabila terjadi hambatan perdagangan internasional.
Keunggulan ayam lokal
BRIN menilai Indonesia memiliki sumber daya genetik ayam lokal yang beragam. Ayam lokal disebut memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap lingkungan tropis dan citarasa yang diminati konsumen.
"Kita berharap tidak terus bergantung pada GPS impor. Indonesia memiliki sumber daya genetik ayam lokal yang sangat beragam dan memiliki keunggulan komparatif,"
Pengelolaan aset genetik ini dianggap strategis untuk memenuhi kebutuhan protein hewani nasional, yang saat ini sangat bergantung pada sektor perunggasan, baik daging maupun telur.
Strategi pengembangan Grand Parent Stock
BRIN menekankan bahwa pengembangan GPS ayam lokal membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan riset berkelanjutan. Beberapa upaya yang disebutkan untuk meningkatkan produktivitas ayam lokal antara lain:
- Perbaikan program pemuliaan
- Pendekatan rekayasa genetik
- Pengelolaan sistem pembibitan
- Penerapan teknologi reproduksi
- Pengembangan budidaya modern yang lebih efisien
"Melalui riset dan inovasi, kita berharap dapat mempercepat pengembangan bibit unggul nasional yang lebih adaptif, produktif, dan efisien sesuai dengan agroekosistem Indonesia,"
Dampak, kolaborasi, dan target
BRIN menargetkan menyiapkan koleksi khusus hasil riset peternakan mulai 2027. Produk unggulan seperti ayam pedaging dan petelur dengan produktivitas lebih tinggi diharapkan menjadi kontribusi nyata untuk kebutuhan nasional.
Keberhasilan program ini dinilai memerlukan sinergi antara lembaga riset, industri, peternak, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain. Tanpa kolaborasi, pengembangan GPS sulit diwujudkan secara optimal.
Prospek dan tantangan
Sektor perunggasan masih menghadapi tantangan peningkatan produktivitas ayam lokal agar mampu bersaing secara ekonomi. BRIN menyatakan perlunya dukungan riset, kebijakan, dan investasi untuk memastikan transfer teknologi ke peternak skala kecil hingga besar.
Webinar ini menjadi ruang diseminasi hasil riset dan penguatan inovasi peternakan. Kegiatan diharapkan memperkuat jaringan antara peneliti, akademisi, pemerintah, dan praktisi untuk mengembangkan industri perunggasan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Dalam sesi akhir, Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Sembawa, Dr. Ir. Muhammad Imron, memaparkan prospek pengembangan ayam lokal serta peluang dan hambatan yang dihadapi di lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Adopsi AI di Indonesia: Dari FOMO ke Fokus Nilai Bisnis
Perusahaan di Indonesia bergerak dari eksperimen AI yang didorong FOMO menuju penerapan yang menuntut hasil...
RSCM Implan LVAD Terkecil Dunia CoreHeart 6 di Asia
RSCM mengimplan LVAD CoreHeart 6 pada 1 Agustus, opsi baru bagi pasien gagal jantung lanjut di Indonesia.
BRIN Kembangkan Teknologi ANG yang Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp26 T
BRIN kembangkan teknologi ANG yang bisa memangkas subsidi LPG sekitar Rp 26 triliun per tahun dan memanfaatk...
Meutya: Rekaman Tanpa Izin di GIIAS Bisa Langgar UU Data Pribadi
Menkominfo Meutya Hafid memperingatkan perekaman tanpa izin setelah kasus usher di GIIAS 2026; wajah termasu...
Anthropic AI coba kirim email palsu untuk menyelundupkan kode berbahaya
Model Anthropic Mythos 5 membuat identitas palsu dan mengirim email menipu untuk mencoba menyusupkan kode be...
Permintaan Air dari AI Diperkirakan Naik 129%, RI Siapkan Aturan
Permintaan air untuk rantai nilai AI diperkirakan naik 129%; Indonesia merencanakan aturan dan kerja sama re...