Positive Technologies Jalin Kerja Sama dengan Enam Universitas Indonesia
Perusahaan keamanan siber Positive Technologies menandatangani nota kesepahaman dengan enam perguruan tinggi Indonesia pada 14 Mei 2026 di Kazan, Rusia. Kesepakatan ini dilakukan dalam rangka Forum Ekonomi Internasional "Rusia – Dunia Islam: Kazan Forum" untuk memperkuat pendidikan dan kapasitas ketahanan siber di Indonesia.
Universitas mitra dan rangkaian penandatanganan
Penandatanganan di Kazan melengkapi kerja sama yang sebelumnya juga ditandatangani di Moskow sehari sebelumnya. Sebelumnya, pada Mei 2025, Positive Technologies telah menjalin kemitraan awal dengan empat institusi di festival siber internasional.
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
- Politeknik Manufaktur Bandung
- Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM)
- Universitas Darul Ma’arif (UDM)
- Universitas Padjadjaran (UNPAD) — dokumen serupa ditandatangani di Moskow
Tujuan kerja sama dan inisiatif
Kerja sama berfokus pada pengembangan pendidikan praktis di bidang keamanan siber. Inisiatif yang disepakati meliputi pelatihan tenaga pengajar, pendirian laboratorium keamanan siber, serta pengembangan kurikulum yang menekankan keamanan defensif dan praktik pengembangan perangkat lunak aman.
Para pihak juga sepakat menerapkan platform pembelajaran mandiri EdTechLab di universitas-universitas mitra untuk meningkatkan akses praktik berbasis skenario dunia nyata.
Kutipan pejabat terkait
"Tenaga kerja yang terampil sangat penting untuk mencapai ketahanan siber yang kuat di perusahaan, industri, dan seluruh negara. Kemitraan dengan universitas-universitas Indonesia membantu kami memperkuat komunitas ahli, yang dapat secara kolaboratif melawan ancaman siber di Asia Tenggara dan secara global."
— Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies
"Dalam era transformasi digital yang cepat dan ancaman siber yang semakin kompleks, keamanan siber telah menjadi prioritas strategis bagi setiap negara. Kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat kompetensi praktis dalam keamanan siber dan memberikan kontribusi berarti terhadap pengembangan ketahanan siber nasional Indonesia."
— Arief Kartasasmita, Rektor Universitas Padjadjaran
"Kami secara bertahap menciptakan lingkungan di mana pendidikan bergerak melampaui teori menuju praktik langsung yang mencerminkan skenario dunia nyata. Pendekatan ini membantu melatih generasi profesional baru yang dapat mengantisipasi dan mencegah serangan siber."
— Yuliya Danchina, Direktur Pusat Program dan Proyek Pendidikan
Dampak dan konteks regional
Kerja sama ini datang di tengah meningkatnya ancaman digital di Asia Tenggara. Menurut laporan perusahaan, Indonesia menyumbang sekitar 40 persen dari semua kasus pelanggaran data yang dilaporkan di kawasan tersebut. Kondisi ini menegaskan kebutuhan mendesak untuk memperkuat kapasitas dan talenta keamanan siber.
Prospek ke depan
Dengan jaringan kemitraan yang semakin luas, Positive Technologies berharap mencetak tenaga ahli yang siap menghadapi skenario serangan nyata dan mendukung ketahanan nasional. Implementasi laboratorium dan kurikulum baru akan menjadi indikator keberhasilan kerja sama dalam beberapa tahun mendatang.
Kolaborasi ini menempatkan perguruan tinggi sebagai pemain kunci dalam membangun ekosistem keamanan siber yang lebih tangguh di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...
Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas Pegadaian terkoreksi 29 Sept 2026; emas tetap jadi pilihan lindung nilai namun punya risiko seper...