DPRD Sumut Serahkan Gondang Sabangunan ke SMPN 007 Sinambela
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Lambok Andreas Simamora, menyerahkan seperangkat alat musik tradisional Batak Gondang Sabangunan kepada UPT SMPN 007 Sinambela, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat 22 Mei 2026. Penyerahan berlangsung di sela sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan di halaman sekolah.
Penyerahan alat dan pihak penerima
Seperangkat alat musik yang diserahkan meliputi kecapi, gendang, seruling, gong, dan garantung. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pengurus OSIS UPT SMPN 007 Sinambela. Acara disaksikan Camat Baktiraja Sanggam Lumban Gaol, Kepala Sekolah Royda Togatorop, pengurus komite sekolah, pegiat seni tradisional, kepala desa, serta jajaran pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Humbahas.
Tujuan donasi dan pesan pelestarian
Lambok Andreas menegaskan bantuan tersebut bertujuan menjaga identitas dan budaya leluhur agar tetap hidup lintas generasi. Ia mengatakan Baktiraja memiliki potensi wisata budaya yang kuat, sehingga atraksi seni menjadi bagian penting untuk menarik pengunjung.
Para siswa UPT SMPN 007 Sinambela selalu ambil peran dalam berbagai pertunjukan seni budaya Batak Toba, sehingga kami memberikan alat ini untuk mendukung pelestarian.
Politisi dari Fraksi Hanura itu menambahkan bahwa alat-alat musik dibuat di Baktiraja untuk memastikan nilai lokal tetap terjaga. Ia meminta pihak sekolah dan siswa merawat serta memanfaatkan alat tersebut untuk pengembangan kemampuan seni.
Alat musik ini tidak saya bawa dari luar Humbahas namun dikerjakan di Baktiraja. Supaya dijaga dan digunakan untuk mengembangkan potensi para siswa dan berlatihlah secara disiplin.
Respons sekolah dan pemerintah setempat
Camat Baktiraja memberi apresiasi atas perhatian DPRD Provinsi terhadap pelestarian budaya Batak Toba di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti penyerahan alat musik memiliki makna besar untuk mengingatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal.
Acara ini sederhana namun bermakna luar biasa; ini mengingatkan kembali nilai-nilai budaya untuk digali dan dilestarikan.
Kepala UPT SMPN 007 Sinambela, Royda Togatorop, menyatakan terima kasih dan menyebut bantuan itu sebagai kado istimewa. Ia berharap dukungan berlanjut, karena tahun sebelumnya bantuan alat olahraga juga diberikan untuk mendorong prestasi siswa.
Pertunjukan dan tindak lanjut
Setelah penyerahan, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni dari siswa, antara lain tarian tor-tor Batak, atraksi pantomim, dan tari Sihali Aek mangan indahan Siporhis. Sekolah berencana menjadikan alat musik sebagai sarana rutin pembelajaran dan ekstrakurikuler untuk membina bakat seni siswa.
Dengan dukungan alat musik lokal ini, pihak sekolah dan pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat program pelestarian budaya sekaligus mendukung potensi pariwisata kultural Baktiraja ke depan.
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Sumatera: Warga dan Usaha Rugi Lebih 24 Jam
Pemadaman listrik di Sumatera berlangsung lebih dari 24 jam. Warga dan pelaku usaha tanpa genset melaporkan...
DPRD Medan: PLN Ingkar Janji Atas Pemadaman yang Berkelanjutan
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, menilai PLN ingkar janji atas pemadaman sejak Jumat (22/5) dan menuntut kom...
MPU Apresiasi Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar
MPU Aceh memberi apresiasi pada program Beut Kitab Bak Sikula Aceh Besar yang dinilai memperkuat pendidikan...
Aceh Besar Gelar Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh
Wabup Aceh Besar dan Kementan melaksanakan Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh, 22 Juni 2026 unt...
Petani Palas Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Subsidi Saat Musim Tanam
Petani Padanglawas mengeluh sulit mendapat pupuk bersubsidi saat musim tanam, sementara harga non-subsidi me...
Gangguan Jaringan 275 kV, Listrik Padam di Pematangsiantar
Gangguan transmisi 275 kV akibat cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di Pematangsiantar sejak 22 Mei;...