Pemadaman Listrik Sumatera: Warga dan Usaha Rugi Lebih 24 Jam
Padamnya listrik di seluruh wilayah Sumatera memukul aktivitas warga dan pelaku usaha. Sabtu malam (23/5), sejumlah warga melaporkan gangguan yang berlangsung lebih dari 24 jam hingga listrik belum kembali menyala.
Dampak langsung pada usaha kecil
Beberapa pelaku usaha tanpa cadangan daya mengalami kerugian materi. Salah satu yang terdampak adalah pengusaha laundry di Jalan Pasar 7 Tembung. Menurut pemilik, operasional terhenti total karena mesin dan peralatan bergantung pada listrik.
"Sudah lebih dari 24 jam listrik mati, aktivitas laundry lumpuh total, kerugian juga dirasakan sama kami,"
Pengusaha tersebut menyatakan keadaan itu terjadi hingga Sabtu malam dan menyebabkan pendapatan harian terhenti.
Keluhan warga terdampak
Di kawasan perumahan, warga juga mengeluhkan kegelapan dan gangguan aktivitas sehari-hari. Seorang warga Deliserdang menyebut kegagalan penanganan yang membuat warga kecewa.
"24 jam lebih dalam gegelapan, seharusnya mereka mikir bahwa kebutuhan yang paling penting di kehidupan adalah penerangan, ini padam dri semalam,"
Ia menambahkan kritik singkat terhadap pihak penyelenggara layanan listrik.
"PLN KACAU,"
Respons dan harapan masyarakat
Keluhan dari pelaku usaha dan warga menyorot kebutuhan segera akan perbaikan. Banyak yang menilai pemadaman berkepanjangan menimbulkan kerugian ekonomi, terutama bagi usaha mikro dan rumah tangga tanpa genset.
Warga berharap penanganan cepat agar layanan listrik pulih dan aktivitas sehari-hari kembali normal. Sampai laporan ini disusun, warga di beberapa lokasi masih menunggu pemulihan pasokan listrik.
Catatan: Seluruh pernyataan diambil dari pengakuan langsung warga dan pelaku usaha yang terdampak selama pemadaman.
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Sumut Hampir 24 Jam, DPRD Desak Audit PLN
Pemadaman listrik hampir 24 jam di Sumut memicu kritik DPRD; desak audit PLN dan penguatan cadangan untuk fa...
DPRD Medan: PLN Ingkar Janji Atas Pemadaman yang Berkelanjutan
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, menilai PLN ingkar janji atas pemadaman sejak Jumat (22/5) dan menuntut kom...
MPU Apresiasi Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar
MPU Aceh memberi apresiasi pada program Beut Kitab Bak Sikula Aceh Besar yang dinilai memperkuat pendidikan...
Aceh Besar Gelar Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh
Wabup Aceh Besar dan Kementan melaksanakan Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh, 22 Juni 2026 unt...
Petani Palas Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Subsidi Saat Musim Tanam
Petani Padanglawas mengeluh sulit mendapat pupuk bersubsidi saat musim tanam, sementara harga non-subsidi me...
Gangguan Jaringan 275 kV, Listrik Padam di Pematangsiantar
Gangguan transmisi 275 kV akibat cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di Pematangsiantar sejak 22 Mei;...