Pemadaman Listrik Sumut Hampir 24 Jam, DPRD Desak Audit PLN
Anggota DPRD Sumatera Utara, Meryl Rouli Saragih, mengkritik keras PLN menyusul pemadaman listrik massal yang melumpuhkan sejumlah wilayah Sumut hampir 24 jam pada Sabtu (23/5). Ia menilai PLN gagal memberi kepastian pemulihan, sehingga menuntut audit dan penguatan sistem cadangan untuk fasilitas vital.
Kritik DPRD terhadap penanganan PLN
Meryl mengatakan masyarakat belum menerima penjelasan utuh mengenai progres pemulihan dan waktu kembalinya pasokan listrik normal. Menurutnya, permintaan maaf dari PLN tidak cukup untuk menjawab keresahan warga yang terdampak luas.
"Rakyat menunggu kepastian dan solusi nyata, bukan sekadar alasan dan permintaan maaf," tegas Meryl pada Sabtu (23/5).
PLN sebelumnya menyebut gangguan berasal dari sistem transmisi akibat cuaca buruk, yang memicu efek domino pada jaringan interkoneksi Sumatera. Namun Meryl mempertanyakan apakah penyebab itu semata-mata faktor alam atau juga akumulasi lemahnya mitigasi dan kesiapan infrastruktur.
"Cuaca ekstrem bukan hal baru. Dalam sistem kelistrikan modern, risiko seperti ini seharusnya sudah bisa diantisipasi dengan infrastruktur yang kuat, sistem cadangan yang andal, dan manajemen krisis yang matang. Jangan jadikan cuaca sebagai tameng untuk menutupi kelemahan sistem,"
Dampak luas pemadaman
Meryl menuturkan pemadaman hampir sehari penuh menciptakan kekacauan sosial dan ekonomi. Aktivitas bisnis terganggu, lalu lintas tidak teratur karena lampu lalu lintas padam, dan antrean panjang muncul di sejumlah SPBU karena kepanikan warga.
Ia juga menyoroti dampak serius pada layanan kesehatan. Rumah sakit dan fasilitas medis harus mengandalkan genset dengan biaya operasional tinggi untuk menjaga layanan tetap berjalan, yang pada akhirnya membebani masyarakat.
- Roda ekonomi melambat akibat aktivitas usaha terhenti.
- Layanan kesehatan bergantung pada genset dan bahan bakar tambahan.
- Keamanan jalan menurun karena lampu lalu lintas padam.
- Kepanikan publik menyebabkan antrean dan gangguan distribusi bahan bakar.
Tuntutan dan rekomendasi DPRD
Meryl meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem transmisi dan tata kelola mitigasi PLN di seluruh Sumatera. Ia juga menekankan kebutuhan penguatan cadangan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit, SPBU, dan layanan publik lainnya.
Selain itu, Meryl mendorong modernisasi infrastruktur kelistrikan secara menyeluruh dan evaluasi mekanisme kompensasi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak langsung.
"Jabatan di sektor strategis bukan arena coba-coba. Jika tidak mampu menjalankan amanah dan menjaga pelayanan dasar rakyat tetap berjalan, maka harus memberi kesempatan kepada pihak yang lebih kompeten,"
Implikasi dan langkah selanjutnya
Menurut Meryl, pemadaman listrik berkepanjangan bukan hanya soal ketidaknyamanan, melainkan menyangkut keselamatan dan kepercayaan publik terhadap penyedia layanan dasar. Ia menegaskan negara tidak boleh mengabaikan kebutuhan listrik sebagai hak dasar warga.
Permintaan audit dan perbaikan infrastruktur menjadi langkah yang didesak DPRD untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memulihkan kepercayaan publik.
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Sumatera: Warga dan Usaha Rugi Lebih 24 Jam
Pemadaman listrik di Sumatera berlangsung lebih dari 24 jam. Warga dan pelaku usaha tanpa genset melaporkan...
DPRD Medan: PLN Ingkar Janji Atas Pemadaman yang Berkelanjutan
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, menilai PLN ingkar janji atas pemadaman sejak Jumat (22/5) dan menuntut kom...
MPU Apresiasi Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar
MPU Aceh memberi apresiasi pada program Beut Kitab Bak Sikula Aceh Besar yang dinilai memperkuat pendidikan...
Aceh Besar Gelar Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh
Wabup Aceh Besar dan Kementan melaksanakan Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh, 22 Juni 2026 unt...
Petani Palas Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Subsidi Saat Musim Tanam
Petani Padanglawas mengeluh sulit mendapat pupuk bersubsidi saat musim tanam, sementara harga non-subsidi me...
Gangguan Jaringan 275 kV, Listrik Padam di Pematangsiantar
Gangguan transmisi 275 kV akibat cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di Pematangsiantar sejak 22 Mei;...