Aceh Besar Gelar Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh
Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri bersama pejabat Kementerian Pertanian RI dan jajaran daerah melaksanakan Tanam Serempak Brigade Pangan di Gampong Barueh, Kecamatan Kota Jantho, Jumat, 22 Juni 2026. Kegiatan ini digelar untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan meningkatkan produksi padi di wilayah terdampak banjir akhir 2025 lalu.
Peserta dan tujuan kegiatan
Acara dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dr Asto, Pj Swasembada Pangan Dr Agus Susanto, Asisten II Setdakab HM Ali, Plt Kadistan Imam Munadar, anggota DPRA Dr Ansari Muhammad, Wakil Ketua DPRK Naisabur, unsur Forkopimcam, para PPL, dan petani setempat.
- Wakil Bupati Aceh Besar: Drs H Syukri
- Tenaga Ahli Menteri Pertanian: Dr Asto
- Pj Swasembada Pangan: Dr Agus Susanto
- Plt Kadistan Aceh Besar: Imam Munadar
- Perwakilan legislatif dan jajaran kecamatan serta petani
Gerakan tanam serempak pada lahan Oplah MT. II Tahun 2026 ini dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Aceh Besar dan mendorong peningkatan taraf hidup petani.
Pernyataan pejabat daerah
Wakil Bupati Syukri menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong produksi padi.
“Berkat dukungan berbagai stake holder terkait, Alhamdulillah setiap tahun kegiatan produksi padi terus menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.”
Ia menambahkan bahwa Pemkab memberikan dukungan penuh agar program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mayoritas bergantung pada pertanian.
Dukungan teknis dan pemulihan pasca-bencana
Plt Kadistan Aceh Besar Imam Munadar menyebut program ini sebagai upaya kolektif untuk mewujudkan ketahanan pangan dan memperbaiki ekonomi petani.
“Semoga dengan kerja keras kita bersama, kegiatan yang mulia ini akan membawa hasil terbaik untuk meningkatkan produksi padi di daerah yang kita cintai ini.”
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dr Asto menyatakan Kementerian akan terus mendukung kemajuan sektor pertanian di Aceh. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meninjau beberapa kabupaten/kota yang terdampak banjir parah pada November 2025 dan berkomitmen membantu pemulihan.
Respon masyarakat lokal
Keuchik Barueh Amiruddin bersama Ketua Brigade Pangan Sabe Seujahtera, Adnan, menyambut gembira dipilihnya Gampong Barueh sebagai lokasi tanam serempak. Mereka berharap panen nanti memberi manfaat nyata bagi warga.
“Mudah-mudahan kita akan memperoleh hasil terbaik.”
Implikasi dan langkah ke depan
Pemkab Aceh Besar mengajak semua OPD dan penyuluh pertanian untuk bahu-membahu meningkatkan produktivitas dan produksi padi. Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan lahan pasca-banjir dan memperkuat peran pertanian sebagai pilar ekonomi daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani, program tanam serempak diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sektor pertanian di Aceh Besar menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Sumut Hampir 24 Jam, DPRD Desak Audit PLN
Pemadaman listrik hampir 24 jam di Sumut memicu kritik DPRD; desak audit PLN dan penguatan cadangan untuk fa...
Pemadaman Listrik Sumatera: Warga dan Usaha Rugi Lebih 24 Jam
Pemadaman listrik di Sumatera berlangsung lebih dari 24 jam. Warga dan pelaku usaha tanpa genset melaporkan...
DPRD Medan: PLN Ingkar Janji Atas Pemadaman yang Berkelanjutan
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, menilai PLN ingkar janji atas pemadaman sejak Jumat (22/5) dan menuntut kom...
MPU Apresiasi Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar
MPU Aceh memberi apresiasi pada program Beut Kitab Bak Sikula Aceh Besar yang dinilai memperkuat pendidikan...
Petani Palas Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Subsidi Saat Musim Tanam
Petani Padanglawas mengeluh sulit mendapat pupuk bersubsidi saat musim tanam, sementara harga non-subsidi me...
Gangguan Jaringan 275 kV, Listrik Padam di Pematangsiantar
Gangguan transmisi 275 kV akibat cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di Pematangsiantar sejak 22 Mei;...