BMKG: Gempa M6.2 di Barat Daya Tonga Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG melaporkan gempa tektonik berkekuatan M6.2 mengguncang wilayah barat daya Tonga pada Senin, 13 Juli 2026, pukul 21:45:53 WIB. Episenter tercatat di laut pada koordinat 22.64° LS dan 171.63° BT, sekitar 432 km barat daya Tonga, pada kedalaman 36 km. Hasil pemodelan tsunami menyimpulkan bahwa gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Parameter gempa dan lokasi
Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan magnitudo update sebesar M6.2 dengan hiposenter dangkal pada 36 km. Lokasi episenter berada di lepas pantai, sehingga pusat gempa tidak langsung mengancam daratan terdekat. BMKG menegaskan hasil pemodelan tsunami untuk kejadian ini negatif.
Sifat dan mekanisme gempa
Menurut BMKG, gempa termasuk jenis gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas deformasi batuan pada lempeng. Analisis mekanisme sumber memperlihatkan pola pergerakan geser naik atau oblique thrust fault. Pola ini umum pada interaksi lempeng yang saling bertumpu.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 22.64° LS; 171.63° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 432 Km Barat Daya Tonga. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," ungkapnya.
Monitoring, aftershock, dan imbauan
Hingga 22:05 WIB pada hari kejadian, monitoring BMKG belum mendeteksi aktivitas gempabumi susulan atau aftershock signifikan. Meski demikian, instansi itu meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tenang, serta tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG juga mengimbau warga untuk menjauhi bangunan retak atau rusak akibat gempa dan memastikan keselamatan diri sebagai prioritas utama. Informasi resmi hanya tersedia melalui kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi.
Saluran informasi resmi
Untuk pembaruan dan peringatan resmi, BMKG menyarankan masyarakat menggunakan kanal berikut:
- www.bmkg.go.id
- inatews.bmkg.go.id
- Media sosial resmi: @infoBMKG
- Aplikasi mobile: infobmkg dan wrs-bmkg
BMKG akan terus memantau perkembangan seismik di wilayah tersebut dan memperbarui informasi bila diperlukan. Masyarakat di kawasan pesisir yang mendapatkan peringatan resmi diminta mengikuti arahan evakuasi setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KY Siap Dampingi Hakim yang Hadapi Ancaman
KY siap mendampingi hakim yang menghadapi ancaman untuk melindungi independensi dan wibawa peradilan.
Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergitas Polri dan Kejaksaan
Kapolri dan Jaksa Agung bertemu 13 Juli 2026 untuk memperkuat sinergitas penegakan hukum dan rancang pertuka...
Siswa Tangerang Raih Beasiswa Garuda dan Diterima di KAIST
Siswa SMA di Tangerang Selatan, Imran, diterima di KAIST lewat Beasiswa Garuda; beasiswa menanggung biaya pe...
Menag Lantik Forum Alumni PTKIN untuk Kawal Pembangunan
Menag lantik Forum Alumni PTKIN di Jakarta (13 Juli 2026) untuk konsolidasi alumni 59 PTKIN dan kawal pemban...
Disdik Jateng Pastikan MPLS 2026 Ramah Anak dan Zero Perundungan
Disdik Jawa Tengah memastikan MPLS 2026 dimulai 13 Juli ramah anak dan bebas perundungan dengan aplikasi pel...
OJK Dukung Literasi Keuangan untuk Ahli Waris BPJS
OJK mendukung program literasi keuangan untuk ahli waris dan penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan melalui k...