Durasi MPLS 2026: Pelaksanaan Lima Hari dan Aturan Terbarunya
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan selama lima hari pada minggu pertama pembelajaran. Aturan ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 dan bertujuan memberi waktu adaptasi yang lebih ramah bagi peserta didik.
Durasi dan jadwal pelaksanaan
Ketentuan baru menetapkan MPLS berlangsung selama lima hari sekolah. Pelaksanaan dilakukan pada minggu pertama tahun ajaran baru dan dapat disesuaikan dengan kalender pendidikan daerah masing-masing.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, jadwal umum MPLS adalah 13–17 Juli 2026, namun sekolah dapat menyesuaikan tanggal sesuai kebutuhan daerah.
Rincian waktu setiap hari
Setiap hari kegiatan MPLS umumnya berlangsung sekitar tiga hingga empat jam pelajaran. Durasi harian ini dianggap cukup untuk proses pengenalan secara bertahap tanpa memberi tekanan berlebihan pada siswa baru.
Satuan pendidikan yang mengikuti
- Sekolah Dasar (SD)
- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Sekolah berasrama, sekolah luar biasa, dan sekolah layanan khusus dapat melakukan penyesuaian durasi dan kegiatan sesuai kebutuhan peserta didik. Namun, rincian kegiatan tetap harus dilaporkan kepada dinas pendidikan setempat.
Materi dan tujuan kegiatan
MPLS tidak hanya mengenalkan fasilitas sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan antar warga sekolah dan menanamkan nilai karakter sejak hari pertama.
- Pengenalan lingkungan dan fasilitas sekolah
- Tata tertib dan budaya sekolah
- Pengenalan ekstrakurikuler dan layanan konseling
- Penguatan nilai Pancasila
Mengapa durasi diperpanjang?
Perubahan dari ketentuan sebelumnya—yang membatasi MPLS paling lama tiga hari—menuju pelaksanaan lima hari dimaksudkan agar proses pengenalan berlangsung lebih ramah dan mendalam. Penambahan waktu memberi siswa baru kesempatan adaptasi tanpa tekanan.
Persiapan untuk siswa dan orang tua
Sekolah mengimbau peserta didik memahami jadwal MPLS sebelum hadir dan mempersiapkan perlengkapan seperti seragam, alat tulis, dan air minum. Orang tua diharapkan mendampingi persiapan anak agar kesehatan dan kesiapan mengikuti kegiatan tetap terjaga.
Dengan durasi yang diperpanjang dan pendekatan MPLS Ramah, diharapkan transisi siswa baru ke lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman dan mendukung proses pembelajaran di hari-hari awal.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...
Pakar: Bahaya Autonomous Learning, Redesign Jadi Solusi
Teddy Mantoro memperingatkan bahaya autonomous learning pada AI dan mendorong redesign sistem, termasuk pend...
NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap
NASA uji cat sensitif tekanan pada model sayap di Transonic Dynamics Tunnel untuk memetakan aliran udara dan...