Harga Emas Pegadaian Turun: Galeri24 dan UBS Melemah
Harga emas batangan Galeri24 dan UBS di Pegadaian turun pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026. Data Sahabat Pegadaian mencatat koreksi masing-masing sebesar Rp22.000 dan Rp23.000 per gram dibandingkan posisi sehari sebelumnya.
Ringkasan pergerakan harga
Pada pembukaan perdagangan Senin, harga emas Galeri24 tercatat Rp2.612.000 per gram, turun Rp22.000 dari level Rp2.634.000 per gram pada Minggu (12/7/2026). Sementara itu, harga emas UBS berada di Rp2.624.000 per gram atau melemah Rp23.000 dari sebelumnya Rp2.647.000 per gram.
Dinamika dan perhatian investor
Pergerakan ini menegaskan adanya fluktuasi harga logam mulia yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang menggunakan emas sebagai instrumen investasi maupun lindung nilai terhadap inflasi dan risiko pasar.
Penurunan harga harian seperti ini umum terjadi karena pengaruh faktor global dan domestik, termasuk perubahan permintaan, nilai tukar, serta sentimen pasar. Meski turun, emas tetap menjadi pilihan bagi investor ritel yang mencari aset simpanan nilai jangka panjang.
Harga menurut ukuran — Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.370.000
- 1 gram: Rp2.612.000
- 2 gram: Rp5.161.000
- 5 gram: Rp12.809.000
- 10 gram: Rp25.550.000
- 25 gram: Rp63.531.000
- 50 gram: Rp126.961.000
- 100 gram: Rp253.796.000
- 250 gram: Rp632.930.000
- 500 gram: Rp1.265.859.000
- 1.000 gram: Rp2.531.718.000
Harga menurut ukuran — UBS
- 0,5 gram: Rp1.419.000
- 1 gram: Rp2.624.000
- 2 gram: Rp5.209.000
- 5 gram: Rp12.871.000
- 10 gram: Rp25.607.000
- 25 gram: Rp63.892.000
- 50 gram: Rp127.522.000
- 100 gram: Rp254.942.000
- 250 gram: Rp637.166.000
- 500 gram: Rp1.272.836.000
Harga di atas mencerminkan penawaran di Pegadaian pada 13 Juli 2026 dan dapat berbeda antar kantor cabang atau platform penjualan. Investor disarankan memantau pergerakan harian apabila mempertimbangkan pembelian atau penjualan.
Secara jangka pendek, fluktuasi dapat berlanjut, sehingga keputusan investasi harus disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Prabowo: Indonesia Harus Kembali ke Ekonomi Kerakyatan
Presiden Prabowo menegaskan perlunya kembali ke ekonomi kerakyatan sesuai UUD 1945 dan memperkuat koperasi p...
KAI Siapkan Peron Stasiun Bogor untuk Urai Kepadatan
KAI menyiapkan peron jalur 6-8 Stasiun Bogor untuk mereduksi kepadatan; lintas Bogor layani rata-rata 431.36...
KAI Catat 5 Kereta Jarak Jauh Terpanjang, Terjauh 1.030 km
KAI mengoperasikan lima rute kereta jarak jauh terpanjang, terjauh 1.030 km; data penumpang dan imbauan oper...
KAI Layani 7,47 Juta Penumpang Kereta Bandara Semester I 2026
KAI Group melayani 7,47 juta penumpang kereta penunjang bandara pada Semester I 2026, naik 2,94% atau 213.13...
Jasa Bersih Rumah Instan: bTaskee Datang dalam 15 Menit
bTaskee luncurkan bInstant: jasa kebersihan on-demand tiba sekitar 15 menit, operasional awal di Jakarta Sel...
OJK Serahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan
OJK menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo setelah berkas dinyat...