Ekonomi

KAI Catat 5 Kereta Jarak Jauh Terpanjang, Terjauh 1.030 km

Bagikan:
Kereta api di stasiun melayani rute jarak jauh KAI dengan penumpang menunggu keberangkatan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan lima layanan kereta api jarak jauh dengan relasi terpanjang, mulai dari sekitar 900-an kilometer hingga 1.030 kilometer. Data resmi dirilis di Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026, dan menunjukkan besarnya permintaan masyarakat terhadap rute-rute ini.

Lima rute terpanjang dan jarak

Kelima layanan tersebut melayani perjalanan lintas provinsi dengan durasi panjang. Posisi teratas ditempati oleh KA Blambangan Ekspres dengan jarak 1.030 km. Berikut ringkasan rute dan jaraknya:

Nama Kereta Relasi (PP) Jarak (km) Penumpang 2025 Penumpang Semester I 2026
Blambangan Ekspres 1.030 533.988 247.142
Sangkuriang Bandung–Ketapang 1.002 133.119
Pandalungan Gambir–Jember 919 409.200 211.325
Gajayana Gambir–Malang 904 308.106 162.379
Gaya Baru Malam Selatan Pasar Senen–Surabaya Gubeng 389.736 198.582

Data penumpang dan tren pelayanan

Angka menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan jarak jauh dengan kereta. Blambangan Ekspres menjadi yang tersibuk pada 2025 dengan lebih dari setengah juta penumpang. Pada Semester I 2026, layanan jarak jauh KAI tetap melayani ratusan ribu pelanggan.

Sementara itu, KA Sangkuriang mulai beroperasi secara resmi pada Mei–Juni 2026 dan telah mencatat 133.119 pelanggan sejak peluncuran rute Bandung–Ketapang.

Manfaat rute panjang bagi daerah

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa keberadaan rute jarak jauh memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah yang dilintasi. Ia menekankan beragamnya tujuan pelanggan yang menggunakan layanan ini.

"Setiap kereta api memiliki karakter perjalanan, kota pemberhentian, dan daerah tujuan yang berbeda. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan kegiatan usaha."

Anne juga menyoroti pengalaman perjalanan yang lebih nyaman. Menurutnya, kereta memberi ruang bagi pelanggan untuk beristirahat, berkumpul, bekerja, atau menikmati pemandangan sejak keberangkatan.

Imbauan operasional dan layanan

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengimbau penumpang untuk memesan tiket lebih awal dan datang lebih awal ke stasiun. Ia juga mengingatkan agar barang bawaan tetap terjaga selama perjalanan.

"KAI akan terus mengevaluasi pelayanan di stasiun dan selama perjalanan agar masyarakat semakin mudah menjangkau berbagai kota di Indonesia dengan aman dan nyaman."

Keberlanjutan rute-rute panjang ini berpotensi mendorong konektivitas antardaerah dan mendukung pelaku usaha lokal. KAI menyatakan akan melanjutkan evaluasi pelayanan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas nasional.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait