KAI Siapkan Peron Stasiun Bogor untuk Urai Kepadatan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan peron jalur enam, tujuh, dan delapan di Stasiun Bogor sebagai upaya mengurai kepadatan penumpang. Langkah ini diambil karena lintas Bogor melayani rata-rata 431.368 pelanggan per hari, sehingga kapasitas tambahan diperlukan segera.
Perluasan peron dan kapasitas KRL
Peron yang disiapkan mampu melayani rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) berformasi 12 kereta. Proyek fisik meliputi perpanjangan jalur, pekerjaan struktur, penataan listrik aliran atas, hingga pembangunan kanopi. Penataan ini diharapkan memperlancar alur naik-turun penumpang di waktu padat.
Data aktivitas penumpang
KAI mencatat rata-rata aktivitas harian di Stasiun Bogor sebesar 101.942 pergerakan pelanggan selama enam bulan terakhir. Pada periode Januari–Juni tercatat total 18.451.462 pergerakan, terdiri atas 9.371.057 gate in dan 9.080.405 gate out.
Sementara itu, lintas Bogor secara keseluruhan melayani 78.077.679 pelanggan selama 181 hari pada semester pertama. Angka-angka ini menjadi dasar pengambilan kebijakan kapasitas dan operasi.
Uji operasional dan kesiapan teknis
KAI menyatakan semua fasilitas baru telah melewati serangkaian uji teknis. Uji beban lokomotif dilakukan pada 29 Juni 2026, lalu diikuti uji operasional KRL pada 1 Juli 2026.
"Uji bersama memastikan sarana, prasarana, dan pola operasi memiliki kesiapan yang selaras. Pemeriksaan dilakukan secara cermat karena keselamatan pelanggan dan keandalan perjalanan menjadi acuan utama sebelum fasilitas digunakan,"
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Rangkaian baru dan penempatan operasi
Dari pengadaan terbaru, sebanyak 18 rangkaian baru atau 216 kereta sudah beroperasi. Sebanyak sembilan rangkaian produksi PT Industri Kereta Api (INKA) masih dalam tahap persiapan.
Dua rangkaian buatan CRRC telah memperkuat layanan sejak Juni 2025. Selanjutnya, dua rangkaian produksi INKA mulai beroperasi secara reguler pada Desember 2025. Penempatan tiap rangkaian disesuaikan dengan kebutuhan operasi harian.
Dampak bagi pelanggan dan langkah selanjutnya
KAI menegaskan bahwa penataan peron dan penambahan rangkaian bertujuan meningkatkan kenyamanan dan mengurangi kepadatan pada jam sibuk. Perubahan meliputi penyebaran pelanggan di peron serta pola naik-turun yang lebih tertata.
"Dengan rata-rata lebih dari 431 ribu pelanggan per hari di Bogor Line, setiap peningkatan kapasitas harus memberi manfaat yang jelas bagi pelanggan. KAI bersama KAI Commuter terus menyelaraskan kesiapan peron SF12, sarana baru, dan operasi agar perjalanan semakin nyaman, aman, dan tertata,"
kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya.
Ke depan, KAI akan memantau efektivitas peron baru terhadap alur penumpang dan melakukan penyesuaian operasi bila diperlukan. Implementasi bertahap ini diharapkan mengurangi tekanan pada Stasiun Bogor saat puncak perjalanan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...