NOC Indonesia Pastikan Kesiapan Kontingen untuk Asian Games 2026
Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) memastikan kesiapan menyeluruh kontingen Merah Putih menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kunjungan kerja dilakukan di Tokyo pada 11 Juli 2026 untuk mematangkan koordinasi kelembagaan, akomodasi, logistik, dan layanan medis agar atlet bisa fokus berprestasi saat kompetisi 19 September-4 Oktober 2026 di Jepang.
Kunjungan kerja dan agenda delegasi
Delegasi dipimpin Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, bersama Chef de Mission (CdM) Todotua Pasaribu. Pada hari pertama mereka melakukan audiensi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo untuk membahas dukungan diplomatik dan koordinasi lintas instansi.
Inspeksi fasilitas pertandingan dan kesehatan
Tim meninjau langsung lokasi-lokasi yang akan digunakan atlet dan layanan penunjang. Inspeksi difokuskan pada kelayakan arena, fasilitas medis, dan pusat pemulihan.
- JRA Equestrian Park
- Nagoya Kyoritsu Hospital
- Pusat pemulihan kesehatan atlet
Koordinasi logistik dan akomodasi
Delegasi membahas alur transportasi, sistem logistik, dan alternatif tempat tinggal selama kompetisi. Langkah ini bertujuan meminimalisir hambatan operasional sehingga kenyamanan dan keselamatan atlet tetap terjaga.
Pernyataan pimpinan NOC
"Persiapan sebuah kontingen tidak hanya berbicara tentang kesiapan atlet di arena pertandingan, tetapi juga bagaimana kami memastikan seluruh sistem pendukung bekerja dengan baik. Kami ingin para atlet datang dengan tenang, percaya diri, dan dapat sepenuhnya fokus mengejar prestasi terbaik bagi Indonesia," ujar Okto.
"Target kami sederhana, yaitu memberikan lingkungan terbaik agar setiap atlet Indonesia memiliki kesempatan maksimal untuk tampil optimal sehingga Indonesia Raya berkumandang lebih sering dan Merah Putih berkibar lebih tinggi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026," kata Okto.
Pernyataan Chef de Mission
"Kami telah meninjau langsung kesiapan beberapa venue pertandingan, memastikan kelayakan athletes village, hingga berdiskusi mengenai alur logistik dan dukungan medis di lapangan. Dari rangkaian koordinasi dengan panitia Aichi-Nagoya (AINAGOC) serta otoritas setempat, kami memastikan bahwa Indonesia tidak hanya siap berpartisipasi, tapi siap meminimalisir segala potensi kendala non-teknis," ujar Todotua Pasaribu.
"Kami coba persiapkan segalanya sedetail mungkin dari sekarang agar tercipta 'zero mistake' saat kontingen tiba. Kami ingin memastikan saat para atlet menginjakkan kaki di Jepang pada September nanti, mereka hanya perlu memikirkan satu hal, yakni memberikan performa terbaik untuk Merah Putih," ujarnya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen NOC Indonesia untuk membangun sistem pendukung yang kokoh dan terintegrasi. Dengan persiapan lintas aspek—diplomatik, medis, logistik, dan akomodasi—komite berharap kontingen memiliki peluang maksimal meraih prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
OJK Perkuat Startup Fintech Lewat Akselerator
OJK luncurkan OJK Fintech Startup Accelerator untuk menjembatani startup fintech ke industri, investor, dan...
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital hingga 2030, Wamenkomdigi
Wamenkomdigi Nezar Patria menyebut Indonesia butuh sekitar 12 juta talenta digital hingga 2030 untuk menopan...
OJK: Akun Keuangan Digital Capai 22,93 Juta per Juli 2026
OJK: Jumlah akun keuangan digital mencapai 22,93 juta per Juli 2026; nilai transaksi kripto Rp20,52 triliun,...
OJK Tekankan Literasi di Tengah Ledakan Pengguna Keuangan Digital
OJK minta literasi ditingkatkan seiring 22,93 juta akun keuangan digital untuk cegah penipuan dan investasi...
Pemerintah Diversifikasi PNBP lewat SDA, Aset, dan Layanan
Pemerintah diversifikasi PNBP lewat optimalisasi SDA, aset negara, dan layanan K/L untuk memperkuat pendapat...
IHSG Menguat 44,59 Poin di Tengah Aksi Penyampaian Pendapat
IHSG menguat 44,59 poin ke 6.450,27 pada penutupan sesi I 27 Agustus 2026, meski ada aksi penyampaian pendap...