KAI: Kenaikan Penumpang Lima Rute Terpanjang di Sumatra
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kenaikan penumpang pada lima rute terpanjang di Pulau Sumatra pada Semester I 2026. Data yang dirilis manajemen KAI pada Sabtu, 11 Juli 2026, menunjukkan lonjakan tertinggi pada KA Rajabasa sebesar 35,65 persen, sehingga menopang pertumbuhan perjalanan jarak jauh di wilayah itu.
Lonjakan penumpang per relasi
Beberapa relasi utama di Sumatra mencatat peningkatan volume penumpang. KAI merinci jumlah penumpang untuk setiap rute pada periode ini.
| Relasi | Jarak (km) | Penumpang (Semester I 2026) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Rajabasa (Tanjungkarang – Kertapati) | 388 | 469.028 | 35,65 |
| Sindang Marga | — | 159.658 | 8,03 |
| Bukit Serelo | — | 278.705 | — |
| Sribilah Utama | — | 419.637 | — |
| Kuala Stabas (Tanjungkarang – Baturaja) | — | 377.928 | — |
| Kertapati – Lubuklinggau | 305 | — | — |
Karakter layanan dan jaringan Sumatra
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan pentingnya peran kereta api dalam memenuhi kebutuhan mobilitas di Sumatra. Menurut Anne, masyarakat memanfaatkan kereta untuk bekerja, sekolah, berobat, berdagang, dan berwisata.
"Setiap relasi memiliki karakter perjalanan yang beragam. Masyarakat menggunakan kereta api untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, berobat, mengunjungi keluarga, hingga menikmati perjalanan wisata."
Anne juga menjelaskan bahwa relasi seperti Kertapati–Lubuklinggau dilayani oleh dua armada berbeda dengan pilihan kelas dari ekonomi hingga komersial. Hal ini memberi pilihan bagi penumpang sesuai kebutuhan dan anggaran.
Fokus keselamatan dan layanan
Manajemen KAI menegaskan bahwa kenaikan penumpang diikuti dengan komitmen peningkatan kualitas layanan. Executive President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyoroti aspek keselamatan, kualitas layanan, dan kebersihan stasiun sebagai fokus evaluasi berkala.
"Melalui perjalanan kereta api, masyarakat dapat melihat luasnya Sumatra, mengenal kota-kota yang dilalui, serta menemukan beragam potensi ekonomi, budaya, dan wisata di setiap daerah. KAI ingin setiap perjalanan semakin aman, nyaman, menyenangkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat,"
Peningkatan penumpang pada rute-rute panjang ini memperlihatkan permintaan yang kuat untuk konektivitas antarkota di Sumatra. Ke depan, KAI diharapkan terus memperkuat jaringan, menambah frekuensi, dan menjaga standar keselamatan agar layanan tetap andal bagi masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
MURI Serahkan Rekor untuk DDTC Library: Koleksi Pajak Terbanyak
MURI menyerahkan piagam dan medali kepada DDTC Library (10 Juli 2026) atas rekor koleksi literatur perpajaka...
Penumpang Pagi Naik 12%, LRT Jabodebek Keluarkan Panduan
LRT Jabodebek keluarkan panduan perjalanan setelah penumpang pagi naik 12% menjadi 511 orang per stasiun; ti...
Toko Daging Nusantara Buka Gerai ke-40, Perluas Jaringan
Toko Daging Nusantara membuka gerai ke-40 pada 11 Juli 2026 untuk memperluas jaringan dan memastikan keterja...
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri24 dan UBS Menguat
Harga emas Pegadaian menguat pada 11 Juli 2026; Galeri24 naik Rp5.000/gram dan UBS naik Rp6.000/gram, beriku...
Emas Antam Naik, Harga 1 Gram Jadi Rp2.655.000 (11 Jul 2026)
Emas Antam naik Rp5.000 pada 11 Juli 2026; harga 1 gram kini Rp2.655.000. Simak daftar harga ukuran lain dan...
Pemerintah Matangkan PFII di Bali, Bahas Rancangan PP dengan DPR
Pemerintah dan DPR masih membahas pembentukan PFII di Bali; pemerintah menyiapkan PP dan KEK baru untuk mend...