Terungkap: Penyebab Haaland Melempem saat Norwegia Kalah 1-2
Erling Haaland tampil di bawah standar saat Norwegia takluk 1-2 dari Inggris di Stadion Hard Rock, Miami. Pemain Manchester City itu ditarik keluar pada perpanjangan waktu setelah terlihat kehabisan tenaga, dan sejumlah pihak menyebut penyebabnya adalah kondisi fisik yang tidak fit.
Sinyal masalah kebugaran sebelum laga
Mantan penyerang yang memantau kondisi tim mengungkapkan Haaland sudah mengalami gangguan kesehatan sebelum pertandingan dimulai. Informasi ini berasal dari sumber internal tim yang melihat perkembangan kebugarannya sejak pra-pertandingan.
"Saya mendapat pesan saat jeda babak pertama bahwa Erling Haaland sedang tidak sehat. Manajer sebelumnya juga menyinggung soal kondisi kebugarannya."
Menurut pengamat tersebut, perilaku Haaland di lapangan sejak menit awal menunjukkan penurunan energi yang cukup signifikan.
Bagaimana penampilannya di lapangan
Haaland kesulitan memberi dampak di lini depan Norwegia. Ia berkali-kali tertahan oleh pengawalan ketat John Stones dan Marc Guehi sehingga mobilitas serta ledakan kecepatannya hampir tidak terlihat.
Kontribusi statistik juga berada jauh di bawah standar biasanya. Aksi-aksi khasnya seperti berlari memotong pertahanan dan menyelesaikan peluang menurun drastis.
Selain itu, Haaland terlibat dalam momen kontroversial saat gol Torbjørn Heggem dianulir setelah wasit dan VAR menilai ada pelanggaran kepada Elliot Anderson.
Konfirmasi pelatih dan keputusan tarik keluar
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, mengakui bahwa alasan penarikan Haaland adalah karena pemain itu benar-benar kelelahan. Keputusan diambil untuk melindungi kondisi pemain dan menjaga ritme tim.
"Itu bukan keputusan yang sulit karena dia sudah kehabisan tenaga. Mungkin saya seharusnya menariknya keluar sepuluh menit lebih awal."
Solbakken memilih mengganti Haaland demi menjaga performa tim di sisa waktu dan mencegah risiko yang lebih besar akibat penurunan fisik pemain.
Catatan turnamen dan dampak
Meski tampil kurang maksimal pada laga penentuan itu, Haaland tetap menjadi salah satu penyerang paling produktif sepanjang Piala Dunia 2026. Ia menutup turnamen dengan koleksi tujuh gol, menunjukkan kapasitasnya saat fit.
Kekalahan ini mengakhiri langkah Norwegia di turnamen dan membuka pertanyaan soal manajemen beban pemain pada pertandingan-pertandingan penting. Kondisi Haaland yang menurun sejak awal laga memberi pelajaran bagi tim mengenai deteksi dini masalah kesehatan dan pengambilan keputusan rotasi pemain.
Ke depan, fokus tim nasional akan tertuju pada pemulihan pemain dan evaluasi persiapan fisik jelang kompetisi internasional berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...