Djed Spence, Pemain Muslim Pertama Inggris di Piala Dunia 2026
Djed Spence menjadi pemain Muslim pertama yang tampil untuk Timnas Inggris di Piala Dunia FIFA 2026 saat masuk sebagai pemain pengganti pada laga pembuka fase grup. Momen itu terjadi ketika Inggris mengalahkan Kroasia 4-2, dan Spence tampil sekitar 10 menit terakhir pertandingan, memberi dampak positif pada permainan tim.
Spence cetak babak baru untuk Inggris
Bek sayap berusia 25 tahun yang berstatus pemain Tottenham Hotspur itu turun dari bangku cadangan dan hampir mencatat gol pada debutnya di Piala Dunia. Meski waktu bermain singkat, aksinya membantu ritme serangan Inggris dalam sisa waktu pertandingan.
Iman sebagai pegangan dalam karier
Spence dikenal terbuka mengenai keyakinannya. Pada kesempatan sebelumnya saat menjalani debut bersama tim nasional tahun lalu, ia sempat menjelaskan bahwa agama memainkan peran penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Yang pertama dan paling utama, Tuhan adalah yang Maha Besar. Saya banyak berdoa dan selalu bersyukur kepada Tuhan.
Ketika saya sedang menang atau berada di masa yang baik, saya juga tetap mengagungkan Tuhan karena Dia selalu bersama saya. Keimanan adalah hal yang sangat besar bagi saya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Spence menempatkan iman sebagai penopang saat menghadapi masa sulit maupun saat meraih keberhasilan.
Respons dan ekspresi syukur
Usai Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Norwegia pada babak perempat final, Spence memposting pesan singkat di media sosial sebagai ungkapan syukur.
God is the Greatest
Dalam konteks bahasa Inggris, kata God biasa menjadi padanan untuk Allah, sementara ungkapan Allahu Akbar berarti Allah Maha Besar. Unggahan Spence diterima sebagai pernyataan iman dan rasa syukur atas pencapaian tim.
Makna bagi representasi dan sepak bola modern
Penampilan Spence dipandang sebagai momen penting bagi representasi komunitas Muslim di Timnas Inggris. Kehadirannya mencerminkan keragaman etnis, budaya, dan agama yang semakin terlihat dalam sepak bola Inggris.
Konteks turnamen
Piala Dunia 2026 dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dan mencatat partisipasi 13 negara dengan mayoritas penduduk Muslim, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Keberadaan pemain seperti Spence menegaskan wajah sepak bola internasional yang semakin beragam.
Perjalanan Spence bersama Inggris di Piala Dunia 2026 kini berlanjut dengan tantangan di babak semifinal, sekaligus menyuguhkan contoh bagaimana identitas pribadi dan profesional dapat berjalan beriringan di panggung global.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...