Konate Tegaskan Prancis Tak Takut Menyusul Sindiran Yamal
Ibrahima Konate menepis pernyataan bintang Spanyol Lamine Yamal yang menyebut Prancis seharusnya merasa takut, menjelang semifinal Piala Dunia 2026. Pernyataan Konate disampaikan saat pemusatan latihan Les Bleus di Boston, AS, Senin, 13 Juli 2026, sehari sebelum duel semifinal yang digelar di Arlington, Texas.
Konate: Prancis tetap fokus
Bek tengah berusia 27 tahun itu menegaskan seluruh skuad Les Bleus memilih fokus pada persiapan dan tidak mempedulikan provokasi. Konate mengatakan Prancis tidak punya alasan untuk gentar terhadap lawan mana pun.
"Apakah Prancis takut pada Spanyol? Tidak. Sejujurnya, kami tidak memedulikan semua hal yang dikatakan sebelum pertandingan,"
Ia menambahkan bahwa tim lebih mengedepankan sikap rendah hati dan kerja keras di lapangan ketimbang membalas pernyataan publik.
"Kami tidak boleh takut kepada siapa pun, dia boleh mengatakan apa pun yang dia mau. Kami hanya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin dan semoga hasil akhirnya berpihak kepada kami,"
Bahaya Spanyol bukan hanya Yamal
Konate mengingatkan bahwa ancaman Spanyol lebih luas dari sekadar satu pemain muda berbakat. Menurutnya, kekuatan La Roja terletak pada permainan kolektif yang membuat mereka menjadi salah satu kandidat juara.
"Sejujurnya, kami belum memikirkan cara menghentikan satu pemain saja, Spanyol adalah tim yang luar biasa. Bukan hanya Yamal, tetapi seluruh tim mereka bisa membahayakan kami,"
Belajar dari semifinal Euro 2024
Konate juga menyinggung pertemuan terakhir kedua tim pada semifinal Euro 2024, ketika Prancis kalah dari Spanyol. Ia menyatakan saat itu lini pertahanan Prancis belum menunjukkan kekompakan karena banyak pemain baru yang belum berpengalaman bermain bersama.
"Itu memang pertandingan yang sulit, banyak pemain yang belum memiliki chemistry karena baru pertama kali bermain bersama. Saya rasa jika kondisinya berbeda, hasilnya belum tentu akan sama,"
Jelang laga di Arlington
Pertemuan di Arlington, Texas, diprediksi menjadi salah satu laga paling dinantikan di turnamen. Konate dan rekan setimnya menegaskan siap menghadapi tantangan kolektif Spanyol dan akan mengandalkan persiapan teknis serta mental untuk melaju ke final.
Dengan nada tegas, Konate menutup sesi media dengan menekankan bahwa fokus tim adalah performa di lapangan, bukan komentar provokatif. Pertandingan akan menjadi ujian bagi dua kekuatan besar Eropa yang sama-sama mengincar gelar Piala Dunia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Pertahanan Solid, Marcos Puji Arema FC Usai Dua Kemenangan
Arema FC menang 2-0 dua kali; Marcos Santos puji pertahanan namun tekankan tim masih dalam proses pembentuka...
Alfharezzi Buffon Gabung Dewa United sebagai Bek Kanan
Dewa United meminjam Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa untuk memperkuat posisi bek kanan menghadapi musim i...
Bimo/Arlya Melaju ke 16 Besar Pontianak International Challenge 2026
Bimo/Arlya melaju ke 16 besar Pontianak International Challenge 2026 usai menang 21-19, 20-22, 21-18 atas Th...
Verrell/Bernadine Lolos 16 Besar Pontianak International Challenge
Verrell/Bernadine lolos ke 16 besar Pontianak International Challenge 2026 setelah menang 17-21, 21-8, 21-10...
UEFA Batalkan Boikot FIFA, Ketegangan Sepak Bola Internasional Mereda
UEFA mencabut ancaman boikot FIFA setelah Italia menarik dukungan pada Gianni Infantino; Piala Dunia Wanita...
Chelsea vs Luton: Alonso Rotasi Besar di Carabao Cup
Chelsea menghadapi Luton di Stamford Bridge, Jumat 28 Agustus 2026, Alonso lakukan rotasi besar setelah mena...