Indonesia U-18 Kalah 0-3 dari Cina Taipei di AVC
Timnas voli putra Indonesia U-18 kalah 0-3 dari Cina Taipei pada laga Grup A Kejuaraan AVC, Senin, 13 Juli 2026, di Haikou Wuyuanhe Gymnasium, Haikou, Tiongkok. Skor pertandingan tercatat ketat: 30-32, 16-25, 24-26. Kekalahan menyoroti masalah kebugaran dan mental pemain yang membuat Indonesia gagal memanfaatkan momen krusial.
Ringkasan pertandingan
Indonesia memberikan perlawanan sengit pada set pertama dan ketiga, namun gagal menutup momen penting sehingga harus menyerah straight set. Set pertama berjalan sangat ketat hingga 30-32, lalu lawan mengambil kendali di set kedua dengan 16-25. Pada set penentu, Indonesia sempat menekan tetapi kalah tipis 24-26.
Evaluasi pelatih
Pelatih Odyk Hermanto menilai penampilan tim jauh dari harapan. Ia menyoroti kondisi fisik pemain kunci serta turunnya kepercayaan diri pemain di lapangan.
"Pemain kunci kita, Dito, dalam kondisi sakit sehingga performanya kurang maksimal,"
"Anak-anak dalam kondisi mental kurang baik. Mereka takut mengambil keputusan sehingga permainan menjadi berantakan."
Odyk menyebut latihan pagi yang sudah dirancang untuk memperbaiki cover defense tidak bisa diterapkan saat pertandingan. Instruksi taktis yang diuji di sesi latihan tidak berjalan efektif di arena, yang menurutnya menunjukkan penurunan mental bertanding.
Kondisi fisik dan kebijakan rotasi
Tim pelatih mencoba menerapkan rotasi pemain untuk mengembalikan kebugaran skuad. Namun, strategi pergantian itu hanya memberikan perbaikan sementara. Menurut Odyk, setelah rotasi performa kembali menurun sehingga tujuan pemulihan tidak tercapai sepenuhnya.
"Rotasi pemain sudah kami lakukan untuk pemulihan kondisi. Ternyata hasilnya hanya berjalan separuh, setelah itu performa kembali menurun,"
Selain kebugaran dan mental, masalah postur lawan juga menjadi kendala. Indonesia masih terlihat lemah di posisi blok karena lawan memiliki jangkauan dan tinggi yang lebih baik.
"Posisi bertahan anak-anak juga kurang rapat," ujar Odyk.
Dampak klasemen dan jadwal selanjutnya
Indonesia akan menghadapi Hong Kong pada Selasa, 14 Juli 2026, pada laga penutup fase grup. Kemenangan menjadi harga mati untuk memperbaiki posisi klasemen di persaingan ketat Grup A.
- Dua tim teratas grup berhak langsung ke babak perempat final.
- Peringkat ketiga dan keempat melanjutkan ke perebutan posisi 9–16.
- Empat semifinalis berhak mewakili Asia pada FIVB U-19 2027.
Penutup
Kekalahan dari Cina Taipei menegaskan pekerjaan rumah bagi pelatih dan pemain, terutama soal kebugaran, mental, dan rapatnya pertahanan blok. Indonesia masih memiliki kesempatan menutup grup dengan hasil positif melawan Hong Kong untuk menjaga peluang ke babak berikutnya dan memperbaiki posisi akhir di klasemen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...