Mitchell Baker Resmi WNI, Erick Thohir Apresiasi DPR
Mitchell Lee Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia setelah mengucapkan sumpah kewarganegaraan pada Senin, 13 Juli 2026, di Jakarta. Prosesi berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum mulai pukul 14.00 WIB. Pengukuhan ini bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat komposisi Timnas Indonesia menjelang agenda internasional.
Proses pengambilan sumpah
Pengambilan sumpah dipimpin Direktur Jenderal AHU, Widodo SH, MH. Acara disaksikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama jajaran federasi. Proses administratif berlangsung sesuai ketentuan naturalisasi yang berlaku.
Dukungan pemerintah dan DPR
Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan pimpinan DPR yang mendukung proses naturalisasi. Ia menyoroti sinergi antara eksekutif, legislatif, dan federasi sebagai faktor kelancaran.
"Kami di PSSI sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo, rekan-rekan pimpinan DPR, serta pimpinan dan anggota Komisi X dan XIII," ujar Erick.
"Tidak lupa apresiasi khusus kepada Menteri Hukum Bapak Supratman Andi Agtas dan Bapak Widodo selaku Dirjen AHU yang telah memfasilitasi proses ini dengan sangat baik," tambahnya.
Profil singkat Mitchell Baker
Mitchell Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006 dan memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu. Karier juniornya dimulai di Hong Kong Football Club lalu Northcote City dan Melbourne Victory. Ia melanjutkan pendidikan dan kompetisi di Amerika Serikat bersama Black Rock FC serta Georgetown University.
Penampilannya menarik perhatian klub Major League Soccer. Mitchell dipilih oleh Colorado Rapids melalui MLS SuperDraft 2026, sebelum resmi menjadi WNI.
Dampak bagi Timnas Indonesia
PSSI melihat kehadiran Mitchell sebagai upaya memperkaya variasi serangan dan meningkatkan produktivitas lini depan. Mitchell berpostur 196 cm dan dinilai punya kemampuan penyelesaian akhir yang sesuai kebutuhan pelatih John Herdman.
"Dengan postur tubuh dan insting mencetak gol yang mumpuni, Mitchell adalah tambahan yang berharga bagi lini depan kita," ujar Erick.
Federasi optimistis proses adaptasi pemain berusia sembilan belas tahun itu berlangsung cepat sehingga ia bisa segera berkontribusi pada skuad Garuda, khususnya pada ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026.
Pernyataan Mitchell
Mitchell menyatakan bangga menjadi WNI dan siap memberi yang terbaik untuk Timnas. Ia menyebut keputusan ini penting bagi dirinya dan keluarga yang memiliki hubungan darah dengan Indonesia.
"Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya dan keluarga saya. Saya benar-benar bahagia dan sudah tidak sabar untuk segera bermain untuk Indonesia," kata Mitchell.
Keputusan naturalisasi ini mempertegas strategi PSSI memadukan talenta diaspora dan pemain keturunan untuk mengangkat prestasi sepak bola nasional ke level kompetisi internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...