Olahraga

Bellingham Samai Rekor Maradona, Rogers Bela di Piala Dunia 2026

Bagikan:
Jude Bellingham merayakan gol saat Piala Dunia 2026

Jude Bellingham menyamai rekor Diego Maradona setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 Inggris atas Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Senin, 13 Juli 2026. Rekor itu memicu pembelaan rekan setimnya, Morgan Rogers, yang menepis kritik terhadap peran Bellingham di skuad utama Inggris.

Bellingham samai rekor Maradona

Bellingham menjadi pemain pertama sejak era Maradona yang mencetak dua gol dalam dua pertandingan gugur beruntun pada ajang Piala Dunia. Dua gol di perempat final memastikan langkah The Three Lions ke semifinal dan membuat total gol Bellingham di turnamen ini mencapai enam.

Peran kunci di lapangan

Selain produktivitas gol, Bellingham tampil dominan sepanjang laga. Ia tercatat melakukan tujuh dribel, memenangkan banyak duel, dan menjadi motor permainan Inggris di lini tengah. Statistik itu memperkuat peran Bellingham sebagai pengendali ritme permainan Timnas Inggris.

Morgan Rogers menepis kritik

Menjelang turnamen, beberapa pihak sempat mempertanyakan apakah Bellingham layak menempati posisi starter. Ada pula wacana agar Morgan Rogers menggantikan peran gelandang serang tersebut. Rogers menolak anggapan itu dan memuji kontribusi rekan setimnya.

"Apakah dia pemain terbaik turnamen? Anggapan bahwa dia tidak layak bermain atau bahkan tidak akan dimainkan di turnamen ini benar-benar konyol."
— Morgan Rogers

Rogers menambahkan bahwa kontribusi Bellingham tidak hanya soal gol, melainkan kerja keras sepanjang 90 menit. Ia mengatakan Bellingham sering tampak kelelahan di akhir laga karena memberikan seluruh kemampuannya untuk tim.

"Dia sudah berkali-kali membuktikan di panggung dunia betapa hebatnya dirinya. Dia bekerja sangat keras untuk tim dan tetap memberikan segalanya di setiap pertandingan."
— Morgan Rogers

Menuju semifinal: Inggris vs Argentina

Dengan performa yang terus meningkat, Inggris kini bersiap menghadapi Argentina di semifinal. Bellingham diprediksi kembali menjadi tumpuan utama skuad asuhan Thomas Tuchel, mengingat kontribusi besar yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

Hingga babak ini, penampilan Bellingham menempatkannya sebagai kandidat kuat untuk gelar pemain terbaik turnamen, sekaligus menambah keyakinan bahwa posisi starter untuknya sangat beralasan.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait