Menag Lantik Forum Alumni PTKIN untuk Kawal Pembangunan
Menteri Agama Nasaruddin Umar melantik pengurus Forum Alumni PTKIN se-Indonesia di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026. Pelantikan ini dimaksudkan untuk memperkuat peran alumni dalam menjaga persatuan nasional dan mendukung pembangunan nasional.
Tujuan pembentukan forum
Pelantikan menandai komitmen pemerintah dan alumni untuk menjadikan organisasi sebagai wadah konsolidasi. Forum diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak cendekiawan dan pemikir yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Menag menjelaskan lulusan PTKIN memiliki kapabilitas beragam. Mereka dapat berperan sebagai akademisi, imam, mubalig, hingga tokoh masyarakat yang menjadi perekat sosial di daerah.
Alumni PTKIN bukan hanya ilmuwan yang menguasai disiplin ilmu tertentu. Tetapi juga intelektual dan cendekiawan yang mampu menjadi teladan serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Dengan kapasitas tersebut, alumni diharapkan menjadi perekat kehidupan sosial. Selain itu juga memperkuat keagamaan di berbagai daerah.
Struktur dan cakupan jaringan
Ketua Umum Forum Alumni PTKIN, Idrus Marham, menyatakan organisasi ini akan mengonsolidasikan jaringan alumni dari 59 PTKIN di seluruh Indonesia. Forum akan menjadi ruang lahirnya rekomendasi kebijakan dan gagasan pembangunan untuk disampaikan kepada pemerintah.
Tiga agenda prioritas
Menurut Idrus, forum akan memprioritaskan tiga agenda besar untuk lima tahun ke depan. Agenda itu dirancang untuk meningkatkan peran alumni dalam pendidikan dan pembangunan nasional.
- Memperkuat tradisi intelektual alumni;
- Meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan PTKIN;
- Mempererat konsolidasi keumatan dan kebangsaan.
forum akan mengedepankan pendekatan berbasis data, fakta, dan program dalam menyampaikan gagasan kepada publik maupun pemerintah. Kami ingin hadir dengan konsep dan pemikiran yang dapat diimplementasikan, bukan sekadar membangun opini tanpa dasar.
Rencana kerja dan dampak
Usai pelantikan, pengurus dijadwalkan melakukan konsolidasi ke berbagai daerah. Kunjungan ini bertujuan memperkuat jaringan, menghimpun masukan, dan merumuskan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan tinggi keagamaan serta pembangunan nasional.
Dengan jaringan yang luas dan agenda yang jelas, forum diharapkan bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam merancang kebijakan yang berakar pada data dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, implementasi program-program forum akan menjadi kunci uji efektivitas peran alumni PTKIN dalam skala nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
OJK Dukung Literasi Keuangan untuk Ahli Waris BPJS
OJK mendukung program literasi keuangan untuk ahli waris dan penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan melalui k...
Kemenag Minta Laporan Kekerasan Pesantren Lewat Aplikasi AMAN
Kemenag minta masyarakat melaporkan dugaan kekerasan di pesantren lewat aplikasi AMAN untuk memastikan ruang...
BPOM Ungkap 2,1 Juta Kosmetik Ilegal, Pengawasan Digital Diperketat
BPOM temukan 2,1 juta kosmetik ilegal dan 9.042 tautan penjualan bermasalah; patroli siber dan sanksi diperk...
Polisi Tangkap Penyebar Ancaman Bom di SD Srengseng Sawah
Polda Metro Jaya menangkap MY terkait ancaman bom di SDN Srengseng Sawah; penyisiran empat jam tidak menemuk...
Psikolog: Kehadiran Orang Tua Penting di Hari Awal Sekolah
Psikolog Arijani Lasmawati mengatakan kehadiran orang tua pada hari-hari awal sekolah penting untuk rasa ama...
DPR Minta Evaluasi Berkala HPP Gabah untuk Lindungi Petani
DPR minta evaluasi berkala HPP gabah GKP (Rp6.500/kg) agar kebijakan harga melindungi kesejahteraan petani d...