Siswa Tangerang Raih Beasiswa Garuda dan Diterima di KAIST
Imran, siswa SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, diterima di KAIST jurusan Electrical Engineering melalui Program Beasiswa Garuda Gelombang I, menurut keterangan tertulis yang diterima Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI pada Senin, 13 Juli 2026. Ia akan melanjutkan studi di Korea Selatan dengan dukungan pembiayaan penuh dari program tersebut.
Perjalanan panjang menuju kampus bergengsi
Imran menuturkan perjalanan akademiknya dimulai sejak sekolah dasar. Ketertarikannya pada robotika tumbuh sejak usia muda dan terus berkembang hingga SMA.
Selama di bangku sekolah menengah, ia aktif mengembangkan inovasi yang diarahkan untuk menyelesaikan masalah nyata di Indonesia. Upaya itu yang akhirnya membawanya mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri.
Fokus riset: robotika untuk penanggulangan bencana
Salah satu bidang yang dipilih Imran adalah pengembangan teknologi robotik untuk membantu penanganan dampak bencana alam. Bagi dia, teknologi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar canggih secara teknis.
Imran menegaskan ambisinya untuk membangun ekosistem inovasi yang lebih luas setelah lulus.
"Saya ingin membuat startup robotik semacam industri. Saya ingin berkontribusi besar dalam menciptakan inovasi dan invensi yang membantu penanganan bencana alam, sektor kesehatan, dan sistem pendidikan,"
Dukungan lengkap dari Beasiswa Garuda
Imran mengaku sempat khawatir tidak bisa kuliah di luar negeri karena keterbatasan biaya. Namun, Beasiswa Garuda membuka jalan dengan memberikan dukungan pembiayaan menyeluruh.
Program ini mencakup kebutuhan pra-keberangkatan seperti biaya buku hingga seluruh kebutuhan selama studi di Korea Selatan. Dukungan itu menentukan kelanjutan rencananya untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
"Untuk beasiswa Garuda ini aku benar-benar apresiasi. Karena tanpa ini kemungkinan saya juga agak ragu rkuliah di luar negeri, apalagi dengan biayanya yang cenderung lebih mahal daripada di Indonesia,"
Ucapan terima kasih dan rencana ke depan
Imran menyampaikan rasa syukur kepada pemerintah atas adanya program ini. Ia secara khusus berterima kasih kepada Presiden serta pejabat terkait yang memberi kesempatan tersebut.
"Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah menyelenggarakan program ini. Terima kasih kepada Bapak Brian selaku Mendiktisaintek beserta jajarannya yang telah memberikan saya kesempatan untuk berkuliah di luar negeri,"
Dengan beasiswa dan akses ke KAIST, Imran berharap bisa memperdalam keahlian di bidang robotika dan kemudian menerapkan teknologi tersebut untuk menanggulangi bencana dan meningkatkan layanan publik di Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...