Lokal

Program Gampong SEHATI Atong Resmi Exit Setelah Hampir Setahun

Bagikan:
Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar bersama warga usai Exit Program Gampong SEHATI di Gampong Atong

Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar — Program Gampong SEHATI di Gampong Atong resmi memasuki tahap exit program pada Senin (31/8). Kegiatan penutupan menandai berakhirnya hampir satu tahun pendampingan yang difasilitasi LKC Dompet Dhuafa Aceh bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar.

Ringkasan program dan kolaborasi

Acara exit program dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Neli Ulfiati, Camat Montasik Afrizal SE, Kepala Puskesmas Montasik Yulidar Zakaria SGz, perwakilan LKC Dompet Dhuafa Aceh, perangkat gampong, kader kesehatan, dan warga setempat. Program ini fokus pada peningkatan sanitasi lingkungan dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dimulai pada Oktober 2025.

Capaian utama selama pendampingan

Selama hampir satu tahun, pendampingan menghadirkan beberapa capaian teknis dan non-teknis yang dirasakan langsung oleh warga. Pembangunan fasilitas sanitasi menjadi salah satu hasil nyata.

  • Terbangun 22 unit jamban sehat keluarga bagi warga yang sebelumnya belum memiliki fasilitas layak.
  • Edukasi dan pendampingan pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemilahan sampah organik dan anorganik.
  • Peningkatan praktik Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) dan kebiasaan hidup bersih di tingkat keluarga.

Pernyataan pejabat dan pesan utama

Dinas Kesehatan Aceh Besar menilai keberhasilan program tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga perubahan perilaku dan potensi keberlanjutan di tingkat gampong. Sekretaris Dinas Kesehatan, Neli Ulfiati, berharap capaian tersebut terus dipertahankan oleh masyarakat.

"Harapannya, program tersebut dapat sustainable dan terus berlanjut. Kita juga berterima kasih kepada pihak LKC Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis, khususnya dalam bidang kesehatan,"

Neli menekankan bahwa sanitasi yang layak merupakan fondasi kesehatan keluarga, pencegahan penyakit seperti diare dan tifoid, serta bagian dari upaya memelihara martabat warga.

"Program boleh exit, tetapi perilaku hidup sehat jangan pernah exit dari kehidupan kita,"

Dukungan lokal dan prospek ke depan

Camat Montasik menyambut baik dampak positif kolaborasi tersebut dan berharap kerja sama dengan lembaga mitra dapat diperluas ke program pemberdayaan lain. Kepala Puskesmas Montasik juga menegaskan dukungan fasilitas kesehatan terhadap keberlanjutan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dinas Kesehatan Aceh Besar menyampaikan apresiasi kepada LKC Dompet Dhuafa, perangkat gampong, kader kesehatan, dan seluruh warga Gampong Atong yang aktif berpartisipasi. Dengan berakhirnya pendampingan, diharapkan sarana sanitasi yang dibangun dirawat dan kebiasaan bersih tetap menjadi budaya masyarakat demi lingkungan produktif dan sehat.

Catatan: Berakhirnya pendampingan merupakan ujian bagi keberlanjutan; keberhasilan jangka panjang bergantung pada komitmen masyarakat dan dukungan lintas pihak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait