Bupati Sergai Apresiasi Peran Forum TJSLP untuk Pembangunan
Sei Rampah, Sergai — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menghadiri acara Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Program Sinergitas Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Tahun 2025 sekaligus membahas usulan program 2026. Kegiatan digelar di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Selasa (2/6), dan dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan perusahaan anggota forum.
Apresiasi terhadap kontribusi TJSLP
Bupati Darma Wijaya memberi apresiasi atas peran forum yang dinilai berkontribusi nyata pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti dampak program TJSLP pada sektor pertanian dan layanan publik.
"Keberadaan Forum TJSLP sangat membantu kerja Pemkab Sergai. Program-program yang dilaksanakan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat, baik terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun peningkatan kualitas hidup," ujar Darma Wijaya.
Capaian kunci 2025
Ketua TJSLP Kabupaten Sergai, Indra Syahputra, memaparkan fokus program 2025 yang diarahkan pada pengendalian risiko bencana, peningkatan kualitas lingkungan, dan penguatan ketahanan sosial. Beberapa program strategis yang selesai dilaksanakan antara lain:
- Normalisasi Sungai Sibarau untuk memperlancar aliran air dan sistem irigasi;
- Penyaluran bantuan sosial berupa beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah;
- Aksi pembersihan sampah di aliran sungai wilayah Kelurahan Tualang;
- Penataan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batang Terap.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung keberhasilan komoditas padi Sergai yang disebutnya memiliki produktivitas tertinggi di Sumatera Utara, meski luas lahan relatif lebih kecil dibanding kabupaten tetangga. Ia mengaitkan pencapaian itu dengan program normalisasi sungai yang mendukung sistem irigasi.
Pembiayaan dan kolaborasi
Indra Syahputra menegaskan bahwa pembiayaan program tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dihimpun dari perusahaan anggota forum sepanjang 2025. Ia menilai model kolaborasi ini efektif untuk mempercepat penyelesaian masalah infrastruktur dan sosial.
"Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah dapat dilakukan secara gotong-royong demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sergai," kata Indra Syahputra.
Rencana prioritas 2026
Pada sesi diskusi yang dimoderatori Sekretaris Forum sekaligus Kepala Bapperida Sergai, Romian Parulian Siagian, disepakati sejumlah program prioritas 2026. Prioritas itu meliputi lanjutan normalisasi Sungai Rampah/Belutu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa berprestasi asal Sergai yang menempuh pendidikan di Nanjing Forestry University of Chiba, China. Forum juga berkomitmen mendukung peningkatan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui kerja sama dengan PKBM.
Melalui program terukur dan sinergi berkelanjutan antara Pemkab, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan terus berjalan demi kesejahteraan warga Sergai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...