Sampah Berserakan di Objek Wisata Irigasi Nagan Raya
NAGAN RAYA, Selasa (2/6) — Objek wisata di area irigasi Nagan Raya dipenuhi sampah dan menimbulkan bau tak sedap, sehingga pengunjung merasa tidak nyaman saat berkunjung. Kondisi ini terlihat jelas pada Selasa pagi ketika sampah berserakan di area duduk dan tempat makan pengunjung.
Kondisi di lokasi
Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah di sekitar bantaran irigasi dan area piknik. Sampah tersebut membuat area yang seharusnya bersih dan nyaman berubah kotor dan berbau. Beberapa pengunjung memilih tidak duduk dekat tumpukan sampah karena risih dan khawatir terhadap kebersihan makanan.
Dampak terhadap pengunjung
Banyak pengunjung mengeluhkan penurunan kenyamanan saat bersantai dan makan di lokasi. Seorang pengunjung, Meli, menyebutkan bahwa pemandangan sampah merusak suasana dan menurunkan selera makan. Ia juga menyoroti keberadaan pimpes (puntung rokok) yang berserakan di sekitar area.
"Karena sampah inilah tidak enak dipandang apalagi di area wisata,"
Meli menambahkan bahwa kondisi ini membuat pengalaman berwisata menjadi kurang menyenangkan dan berisiko menurunkan jumlah pengunjung jika tidak segera ditangani.
Permintaan kepada pihak terkait
Pengunjung di lokasi meminta pihak pengelola dan pemerintah daerah untuk segera membersihkan area dan menempatkan fasilitas pembuangan sampah yang memadai. Mereka berharap penempatan tempat sampah serta jadwal pembersihan rutin dapat mencegah penumpukan sampah di masa depan.
Permintaan itu mencakup penempatan tong sampah di titik strategis, kampanye edukasi tentang kebersihan, serta pengawasan agar sampah tidak kembali berserakan. Menyediakan fasilitas yang memadai dinilai penting untuk menjaga citra lokasi sebagai tempat wisata.
Jangka panjang dan rekomendasi
Jika tidak ditangani, akumulasi sampah dapat merusak lingkungan irigasi dan menurunkan minat wisatawan. Sebagai langkah awal, pengelola perlu melakukan pembersihan menyeluruh dan pemasangan tempat sampah. Selanjutnya, kolaborasi antara pengelola, masyarakat, dan pemerintah daerah diperlukan untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Kesimpulannya, perbaikan pengelolaan sampah di objek wisata irigasi Nagan Raya mendesak agar area kembali ramah pengunjung dan lingkungan tetap terjaga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...