Forkopimda Asahan Menang 2-1 atas Korpri Sergai di Laga Eksebisi
KISARAN, Tim Forkopimda Asahan mengalahkan Korpri Dambaan Serdang Bedagai (Sergai) 2-1 pada laga eksebisi yang digelar Jumat (11/9) di Stadion Mutiara Kisaran. Pertandingan ini merupakan bagian pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Kabupaten Asahan dan digelar untuk mempererat silaturahmi antarpemkab.
Jalannya pertandingan
Laga berlangsung hangat namun tetap bersahabat. Kedua tim menampilkan permainan kompetitif di hadapan penonton yang memadati tribun stadion. Meski skor tipis, atmosfer kompetisi tetap diwarnai sportivitas antarofficial pemerintahan.
Pemain penguat dari kedua kubu
Korpri Dambaan Sergai menurunkan sejumlah pejabat penting untuk menguatkan skuad, antara lain Bupati Sergai Darma Wijaya, Wakil Bupati Adlin Tambunan, serta Kepala Kejaksaan Negeri Sergai Rahmad Isnaini. Sementara tim Forkopimda Asahan diperkuat Bupati Taufik Zainal Abidin, Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, dan Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra.

Pesan dari pejabat
Sebelum kick-off, Bupati Sergai Darma Wijaya memberi apresiasi atas undangan dan sambutan tuan rumah. Ia menilai pertandingan antardinas dan antardesa lebih dari soal menang-kalah; kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan menemukan bakat muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan Forkopimda Asahan atas undangannya. Persiapan Asahan luar biasa, informasinya sudah tiga bulan melakukan seleksi pemain dari usia 10 hingga 35 tahun,”
Darma menambahkan bahwa turnamen seperti Piala DPRD Asahan penting untuk pembinaan olahraga dan pencarian talenta muda. Ia mencontohkan pemain yang berakar dari Sergai namun berkembang di Asahan sebagai bukti efektivitas pembinaan regional.
“Asahan merupakan salah satu barometer pencetak pemain sepak bola bertalenta di Indonesia. Turnamen bertingkat ini terus kami gulirkan untuk menyaring bakat-bakat muda daerah,”
Dampak dan harapan ke depan
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin berharap pertandingan persahabatan ini memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Sergai. Ia menyebut Stadion Mutiara Kisaran aktif menjadi lokasi berbagai kompetisi dalam tiga bulan terakhir, termasuk Piala Bhayangkara dan Piala Bupati.
Meski tim tuan rumah unggul 2-1, inti pertandingan adalah kebersamaan dan pembinaan. Penyelenggaraan turnamen berjenjang diharapkan membuka ruang bagi pemain muda menunjukkan kemampuan dan mendapatkan pembinaan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Empat Pemuda Aceh Besar Raih Penghargaan Pemuda Inovatif 2026
Empat pemuda Aceh Besar menerima penghargaan Pemuda Inovatif 2026 pada peringatan Sumpah Pemuda; inovasi mel...
Sulthan Muhammad Yus Ditunjuk Juru Bicara Pemerintah Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh tunjuk Wakil Ketua KNPI Aceh Sulthan Muhammad Yus jadi Juru Bicara Pemerintah pada 28 O...
Pesta Budaya Njuah-Njuah Dairi: Kirab, Seni Pakpak, dan Dampak Ekonomi
Pesta Budaya Njuah-Njuah di Sidikalang (29/10) menampilkan kirab, pagelaran Pakpak, penyerahan hak ulayat, d...
Bupati Labuhanbatu Ajak IDI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Bupati Maya Hasmita minta IDI Labuhanbatu perkuat sinergi Pemkab untuk tingkatkan kualitas dan akses layanan...
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...