Nasional

DPR Sampaikan Duka atas Wafatnya Rachmat Gobel

Bagikan:
Pimpinan DPR menyampaikan duka atas wafatnya Rachmat Gobel di Paripurna Senayan

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati membuka Rapat Paripurna Ke-25 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dengan menyampaikan duka cita atas wafatnya Anggota Komisi VI Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 14 Juli 2026, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kepergian almarhum disebut sebagai kehilangan bagi DPR RI dan masyarakat.

Ucapan belasungkawa pimpinan DPR

Sari Yuliati menyampaikan rasa duka atas nama pimpinan DPR dan seluruh anggota. Ia menegaskan almarhum dikenal sebagai anggota yang aktif menjalankan tugas di parlemen. Pernyataan disampaikan saat pembukaan sidang paripurna yang dihadiri anggota DPR.

"Pada kesempatan ini kami atas nama pimpinan DPR RI dan seluruh anggota DPR RI menyampaikan rasa duka yang mendalam. Atas wafatnya saudara Haji Rachmat Gobel, A-427, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, daerah pemilihan Gorontalo,"

Ajakan doa bagi almarhum dan keluarga

Sari mengajak anggota DPR dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Marilah kita mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala. Juga kepada segenap keluarga yang ditinggalkan semoga senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan, amiin ya Rabbal alamin,"

Detil waktu dan tempat wafat

Informasi keluarga besar menyebutkan almarhum meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB. Peristiwa itu terjadi di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Kabar duka ini disampaikan resmi oleh pihak keluarga pada hari yang sama.

Makna dan langkah ke depan

Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan ruang kosong di Komisi VI dan Fraksi Partai NasDem. Sidang paripurna yang dibuka dengan ucapan duka menunjukkan penghormatan lembaga legislatif terhadap almarhum. Selanjutnya, DPR dan partai akan menempuh mekanisme internal yang berlaku untuk mengatur pengisian posisi yang ditinggalkan.

Permintaan doa dan harapan kesabaran untuk keluarga menjadi pesan utama dari pimpinan DPR pada pembukaan sidang paripurna tersebut.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait