Presiden IPC Apresiasi Dedikasi Natalia dalam Gerakan 100 CTFP
JAKARTA – Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, memberikan apresiasi kepada Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation, pada peringatan satu tahun gerakan 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP). Penghargaan itu disampaikan sebagai bentuk pengakuan atas visi dan dedikasi Natalia dalam mendorong dukungan untuk atlet penyandang disabilitas.
Apresiasi dari Presiden IPC
Apresiasi Parsons mendapat perhatian karena posisinya sebagai pemimpin IPC yang menaungi 185 National Paralympic Committee (NPC) di seluruh dunia. Dalam kapasitas tersebut, Parsons aktif membangun komunikasi dengan pemimpin negara dan pemangku kepentingan untuk memajukan gerakan paralimpik internasional.
Dukungan dari kepala badan internasional ini memperkuat legitimasi gerakan 100 CTFP dan membantu menyuarakan pesan inklusi pada platform global.
Inisiatif 100 CTFP oleh Natalia
Natalia Tjahja mendapat perhatian IPC atas kiprahnya di bidang kemanusiaan melalui gerakan 100 CTFP. Uniknya, gerakan ini lahir dari latar belakang Natalia sebagai warga sipil, bukan atlet, pejabat publik, atau pimpinan organisasi olahraga.
Gerakan dijalankan dengan semangat zero cost movement, yang fokus menggalang dukungan moral dari tokoh dunia bagi atlet disabilitas. Pendekatan ini menekankan bahwa perubahan sikap dan dukungan kolektif tidak selalu memerlukan biaya besar.
- Berbasis dukungan moral dan kampanye informasi
- Digagas oleh warga sipil, bukan institusi olahraga
- Menekankan kesetaraan dan inklusi dalam olahraga
Dampak dan prospek kampanye
Pesan-pesan 100 CTFP juga dibawa Parsons dalam beberapa kesempatan internasional, termasuk pada ajang Milan Cortina Winter Paralympic Games. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat kampanye global tentang inklusivitas dan mengubah pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas.
Keterlibatan pemimpin IPC membuka peluang agar pesan gerakan menjangkau lebih banyak pemangku kepentingan dan media internasional. Meski berasal dari inisiatif warga sipil, 100 CTFP kini berpotensi menjadi katalis untuk perubahan kebijakan dan persepsi publik.
Dengan dukungan tokoh internasional seperti Andrew Parsons, gerakan yang digagas Natalia berpeluang mempertahankan momentum dan memperluas jangkauan dukungan bagi atlet penyandang disabilitas di dalam dan luar negeri.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...