Lokal

Mahasiswa Poltekpar Medan Terbitkan Dua Buku Promosi Desa Sugihen

Bagikan:
Mahasiswa Poltekpar Medan meluncurkan buku profil Desa Sugihen untuk promosi pariwisata

Karo — Mahasiswa Politeknik Pariwisata Medan yang menjalankan program Field Project Study (FPS) di Desa Sugihen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, meluncurkan dua buku pada 2 November 2026. Dua terbitan itu bertujuan memperkenalkan potensi desa sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Dua buku untuk promosi dan panduan

Tim FPS menghasilkan dua judul: Village Profile Book Desa Sugihen dan Buku Panduan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sugihen. Kedua buku itu merupakan rangkuman kegiatan FPS Desa Sugihen tahun 2026 dan kini tersedia dalam bentuk cetak serta digital.

Tujuan penerbitan

Najwa Humairah, anggota tim FPS, menjelaskan tujuan penerbitan. Menurutnya, buku-buku itu bukan sekadar dokumentasi lapangan, melainkan aset jangka panjang untuk desa.

"Kami ingin hasil kegiatan FPS ini tidak hanya menjadi dokumentasi selama berada di Desa Sugihen, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. Melalui dua buku ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal potensi desanya dan memiliki referensi untuk mengembangkan pariwisata,"

Isi Village Profile Book

Village Profile Book menyajikan gambaran komprehensif tentang karakteristik dan potensi Desa Sugihen. Materi yang dimuat meliputi:

  • Sejarah desa dan identitas budaya Karo
  • Daya tarik alam seperti persawahan terasering
  • Aktivitas agraris dan kehidupan masyarakat setempat
  • Aksesibilitas, fasilitas pendukung, dan produk lokal yang berpotensi dikembangkan

Penyajian tersebut dirancang untuk membantu promosi kepada calon wisatawan dan menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan yang berminat mendukung pengembangan desa.

Isi Buku Panduan Pokdarwis

Buku panduan Pokdarwis disusun sebagai modul pembelajaran bagi masyarakat yang ingin membangun kelembagaan pariwisata lokal. Materi utama meliputi:

  • Konsep Sadar Wisata dan Sapta Pesona
  • Pengertian dan fungsi Pokdarwis
  • Tahapan pembentukan organisasi dan penyusunan program kerja
  • Partisipasi masyarakat, pelayanan wisatawan, pembinaan, dan evaluasi kelompok

Najwa menekankan bahwa pengembangan desa wisata tak hanya bergantung pada potensi alam dan budaya, tetapi juga kesiapan dan keterlibatan warga.

"Potensi wisata yang dimiliki desa perlu didukung dengan pemahaman dan kesiapan masyarakat. Melalui buku panduan Pokdarwis ini, kami berharap masyarakat dapat memahami konsep Sadar Wisata, Sapta Pesona, serta pentingnya organisasi dalam mengelola kegiatan pariwisata secara bersama-sama,"

Akses publik dan harapan ke depan

Kedua buku itu tersedia pula dalam format e-book dan dapat diakses melalui tautan di akun Instagram tim FPS: @fps.desasugihen. Tim berharap buku menjadi referensi berkelanjutan bagi masyarakat dan pemerintahan desa.

Dengan publikasi ini, Tim FPS berharap langkah awal pengenalan identitas desa dan peningkatan pemahaman pengelolaan pariwisata dapat mendorong kesiapan Desa Sugihen menuju status desa wisata yang terarah, mandiri, dan berkelanjutan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait