RSUD Sibuhuan Overkapasitas, Butuh 50–70 Bed Tambahan
Padanglawas — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan di Kabupaten Padanglawas saat ini mengalami over kapasitas pasien rawat inap dan membutuhkan penambahan tempat tidur. Direktur RSUD, dr Sukri Habibi Daulay, menyampaikan kondisi ini kepada wartawan pada Jumat (6/11). Ketersediaan bed saat ini tercatat 100 bed, sementara lonjakan pasien menuntut tambahan.
Kebutuhan bed dan kapasitas saat ini
Menurut dr Sukri, RSUD membutuhkan tambahan sekitar 50 sampai 70 bed untuk menampung pasien. Angka ini dihitung berdasarkan peningkatan pasien rawat jalan dan rawat inap dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat rumah sakit kewalahan mengatur alur perawatan pasien.
"Dan melihat kondisi peningkatan pasien saat ini untuk menampung pasien yang berobat minimal membutuhkan 50 sampai 70 bed,"
Tekanan di Instalasi Gawat Darurat dan unit lain
Tekanan tidak hanya terasa di bangsal rawat inap. dr Sukri menyebutkan bahwa tempat tidur darurat yang ditempatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga tidak mencukupi. Akibatnya, beberapa pasien harus menunggu ruang perawatan yang layak.
"Bahkan, tempat tidur pasien darurat yang ditempatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga tidak mencukupi untuk menampung seluruh pasien yang membutuhkan perawatan,"
Kebutuhan perbaikan ruang dan layanan spesialis
Selain penambahan bed, dr Sukri mengatakan beberapa ruang rawat perlu pembenahan. Ruang poli rawat jalan dan ruang ICU disebut sangat membutuhkan perbaikan teknis dan penataan. Kondisi ini memengaruhi kapasitas layanan darurat dan layanan spesialis di rumah sakit.
Dia juga menyoroti kebutuhan penguatan ruang stroke corner. Peningkatan pasien stroke terjadi seiring tersedianya CT scan, sehingga kebutuhan perawatan khusus menjadi lebih tinggi.
Komitmen pelayanan
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, manajemen RSUD menyatakan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Pernyataan itu menegaskan upaya internal rumah sakit untuk terus melayani meskipun fasilitas terbatas.
"Namun RSUD Sibuhuan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien yang berobat di RSUD Sibuhuan,"
Sekretaris rumah sakit dan pihak terkait belum merinci rencana penambahan fasilitas atau sumber pendanaan. Namun kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian cepat untuk menambah kapasitas dan memperbaiki ruang perawatan di RSUD Sibuhuan agar layanan kesehatan tetap optimal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Rp137,5 Juta Bantuan Sosial Tunai
Pemkab Tapanuli Utara menyalurkan bantuan sosial tunai Rp137,5 juta untuk pengobatan dan perbaikan rumah kor...
Polrestabes Medan Tangkap Empat Pelaku Begal Bersenjata
Polrestabes Medan menangkap empat pelaku komplotan begal bersenjata di Percut Seituan; korban TSF kehilangan...
Menko Yusril Tinjau Showroom Dekranasda Aceh Besar
Menko Yusril dan istri mengunjungi Showroom Dekranasda Aceh Besar pada 5 November untuk meninjau dan mengapr...
Aceh Besar Gelar Retret Keuchik untuk Perkuat Pemerintahan Gampong
Aceh Besar menggelar retret 8-11 Nov di Jantho bagi 234 keuchik untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat...
Kapolres Binjai Jadi Khatib Salat Jumat, Tegaskan Bahaya Narkoba
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Raya Binjai (6/11), mengingatkan...
Edy Rahmayadi Kecam Dugaan Penyadapan terhadap Presiden
Edy Rahmayadi mengecam dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, menyebut tindakan itu sebagai makar dan...