Lokal

Aceh Besar Gelar Retret Keuchik untuk Perkuat Pemerintahan Gampong

Bagikan:
Pertemuan retret keuchik Aceh Besar di Kota Jantho untuk pembekalan kepemimpinan gampong

Kabupaten Aceh Besar menyelenggarakan retret bagi para keuchik di Kota Jantho pada 8-11 November 2025. Kegiatan ini digagas oleh Bupati H. Muharram Idris dan Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil setelah mereka mengikuti retret kepala daerah secara nasional. Tujuan utama acara adalah menyatukan kebijakan dan memperkuat kepemimpinan gampong agar pemerintahan lebih profesional, akuntabel, responsif, mandiri, dan berdaya saing.

Latar belakang gagasan

Jakfar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar, menjelaskan inisiatif retret muncul dari pengalaman Bupati dan Wakil Bupati saat ikut retret nasional. Mereka menilai program tersebut bermanfaat dan perlu ditiru pada level gampong.

"Berawal dari pengalaman kegiatan beliau berdua dan menganggap kegiatan Retret seperti ini sangat bermanfaat, bila dapat dilaksanakan di Aceh Besar," kata Jakfar.

Tujuan dan fokus pembekalan

Retret ditujukan untuk memperkuat integritas kepemimpinan gampong dan menyamakan arah kebijakan pemerintah kabupaten dengan program pembangunan di tingkat gampong. Selain itu, acara berfungsi sebagai forum silaturahmi dan pertukaran informasi antar pimpinan pemerintahan gampong.

Jakfar merinci fokus materi yang akan dibahas. Materi difasilitasi oleh OPD Aceh Besar dan instansi vertikal terkait.

  • Visi-misi pemerintahan Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan H. Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil
  • Pemahaman arah pembangunan kabupaten
  • Pengelolaan keuangan gampong dan Dana Desa
  • Pembekalan anti korupsi
  • Keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik

Pelaksanaan dan peserta

Retret akan dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Besar pada Senin, 8 November, dan berlangsung hingga Kamis, 11 November, di Kota Jantho. Peserta yang hadir adalah para keuchik yang dilantik tahun 2025, berjumlah 234 orang.

"Kita ingin memperkuat Kepemimpinan Keuchik Untuk Mewujudkan Pemerintahan Gampong Yang Profesional, Akuntabel, Responsif, Mandiri dan Berdaya Saing," ujar Jakfar.

Dampak yang diharapkan

Pemkab Aceh Besar berharap retret menjadi rujukan praktis bagi keuchik dalam menyusun program pembangunan dan pelaksanaan kebijakan di tingkat gampong. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat pengelolaan dana desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa-desa Kabupaten Aceh Besar.

Dengan pembekalan yang terstruktur, pemerintah daerah menargetkan sinergi kebijakan lebih baik antara pusat kabupaten dan pemerintahan gampong sehingga pembangunan lebih efektif dan akuntabel.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait