Kapolres Paluta Dipuji Usai Jaga Keamanan Tanpa Menahan Warga
MEDAN — Tokoh pemuda Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sahmar Hasibuan, mengapresiasi langkah Kapolres Paluta pada Jumat (6/11). Menurut Sahmar, Kapolres berhasil menjaga keamanan terkait sengketa lahan PT Agrinas Palma Nusantara eks Torganba dan eks Wonorejo tanpa memenjarakan warga.
Mediasi dan pendekatan humanis
Sahmar mengatakan mediasi dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam pertemuan itu, Kapolres menyatakan telah mengakomodir warga yang mencoba masuk ke lahan perusahaan.
Sahmar menegaskan Kapolres menemui warga tanpa membawa pasukan. Meski ada laporan terhadap enam orang yang dibawa ke Polres, Kapolres memilih tidak menempuh jalur pidana.
"Apresiasi yang luar biasa atas sikap Kapolres Paluta dalam melindungi dan mengayomi masyarakat Paluta," kata Sahmar.
Kronologi singkat dan temuan
Menurut Sahmar, Kapolres menyampaikan temuan bahwa pada kejadian tersebut ditemukan banyak senjata tajam. Massa yang datang juga dilaporkan berasal dari luar daerah dan membawa sejumlah peralatan.
Meski demikian, Kapolres menilai langkah represif berisiko memicu kerusuhan lebih luas dan memilih pendekatan preventif. Sahmar menirukan alasan Kapolres:
"Karena saya tidak ingin warga masyarakat saya tidur di lapas hanya karena terprovokasi."
Peringatan tegas untuk warga
Sahmar menyebut Kapolres memberi peringatan keras agar warga tidak lagi memasuki areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara. Jika pelanggaran berulang setelah mediasi, Kapolres memerintahkan jajarannya untuk menangkap dan memproses pelanggar sesuai prosedur.
"Kita juga harus menjaga kondusivitas Kabupaten Padang Lawas Utara. Sekali lagi, jangan terprovokasi oleh hasutan yang tidak bertanggung jawab," kata Sahmar mengutip Kapolres.
Respons lembaga daerah
Sahmar memberi penghargaan atas sikap tegas yang tetap humanis. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten dan Forkopimda Paluta atas perhatian mereka dalam penanganan kasus ini.
Sikap Kapolres yang memilih penanganan persuasif menjelang proses hukum menunjukkan prioritas menjaga ketertiban dan keselamatan warga sambil menunggu langkah penyelesaian lebih lanjut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Menko Yusril Tinjau Showroom Dekranasda Aceh Besar
Menko Yusril dan istri mengunjungi Showroom Dekranasda Aceh Besar pada 5 November untuk meninjau dan mengapr...
Aceh Besar Gelar Retret Keuchik untuk Perkuat Pemerintahan Gampong
Aceh Besar menggelar retret 8-11 Nov di Jantho bagi 234 keuchik untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat...
Kapolres Binjai Jadi Khatib Salat Jumat, Tegaskan Bahaya Narkoba
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Raya Binjai (6/11), mengingatkan...
Edy Rahmayadi Kecam Dugaan Penyadapan terhadap Presiden
Edy Rahmayadi mengecam dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, menyebut tindakan itu sebagai makar dan...
Edy Rahmayadi Kecam Dugaan Penyadapan terhadap Presiden Prabowo
Edy Rahmayadi mengecam dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, menyebut tindakan itu sebagai makar dan...
PN Medan Gelar Bimtek PHI dan Sosialisasi Anti-Penyuapan
PN Medan menggelar bimtek PHI dan sosialisasi anti-penyuapan bagi 16 perwakilan Gebrak pada 6 November untuk...