Disdik Sumut Larang Pungli pada SPMB 2026/2027
MEDAN — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berjalan transparan, bersih, dan berintegritas. Pernyataan itu disampaikan lewat surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Sumut tertanggal Selasa, 26 Mei 2026, Nomor: 800/1933/DISDIK/V/2026, yang melarang praktik pungutan liar dalam proses penerimaan siswa baru.
Larangan pungli dan ancaman sanksi
Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menegaskan tidak boleh ada pihak yang mencoba mengelabui masyarakat melalui proses SPMB. Dalam surat edaran disebutkan larangan tegas terhadap pungutan liar, praktik percaloan, dan janji kelulusan.
"Dilarang keras melakukan praktik pungli, percaloan, menjanjikan kelulusan, maupun tindakan ilegal lainnya dalam proses penerimaan murid baru,"
Surat edaran juga menyebutkan akan diberikan sanksi tegas kepada oknum ASN maupun pihak lain yang terbukti melanggar ketentuan tersebut.
Pembentukan Satgas Saber Pungli
Untuk memperkuat pengawasan, Disdik Sumut membentuk unit Satuan Tugas Satgas Saber Pungli. Satgas ini diberi tugas melakukan pemantauan dan penindakan terhadap dugaan pelanggaran selama proses penerimaan berlangsung.
Alexander menyatakan pembentukan satgas merupakan bagian dari komitmen dinas untuk memastikan SPMB berjalan bersih dan akuntabel.
"Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mewujudkan pelaksanaan SPMB yang bersih, transparan, dan berintegritas,"
Aturan gubernur dan mekanisme pelaksanaan
Selain surat edaran Disdik, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur terkait petunjuk teknis SPMB. SK tersebut tercatat Nomor: 188.44/282/KPTS/2026 tanggal 23 April 2026 dan mengatur mekanisme serta ketentuan pelaksanaan penerimaan murid baru di wilayah Sumut.
Dalam aturan gubernur ditegaskan pula bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Sumut dilarang terlibat praktik pungutan, percaloan, atau menjanjikan kelulusan.
Imbauan kepada orang tua dan masyarakat
Alexander meminta masyarakat mendaftarkan anak melalui jalur resmi yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Sumut. Ia memperingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan kelulusan dengan imbalan tertentu.
"Jangan percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh proses SPMB dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,"
Ia berharap pengawasan ketat dan langkah pencegahan ini, yang merupakan arahan langsung Gubernur Bobby Nasution, membuat proses SPMB 2026/2027 berjalan lancar dan tidak merugikan masyarakat.
Pengawasan berkelanjutan dan penegakan sanksi akan menjadi kunci agar praktik pungli tidak kembali terjadi dalam penerimaan siswa baru di Sumatera Utara.
Berita Terkait
Polres Madina Tilang Puluhan Motor Pengguna Knalpot 'Brong'
Satlantas Polres Mandailing Natal menilang puluhan kendaraan pengguna knalpot brong pada operasi hunting sis...
Eks Kadis PUTR Binjai dan PPTK Dituntut 2 Tahun atas Korupsi DBH Sawit
Mantan Plt Kadis PUTR Binjai dan PPTK dituntut 2 tahun penjara terkait korupsi proyek jalan DBH sawit senila...
Pemprov Sumut Pusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka Binjai
Pemprov Sumut memusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka Binjai, dihadiri Gubernur Bobby Nasution...
Sumut Gelontorkan Rp1,3 T untuk Infrastruktur 2026
Pemprov Sumut mengalokasikan Rp1,372 triliun untuk infrastruktur 2026, meliputi PHTC, PSD, pascabencana, dan...
Pemprov Sumut Siapkan 167 Hewan Kurban untuk Idul Adha 2026
Pemprov Sumut menyiapkan 167 hewan kurban untuk Idul Adha 2026, dengan penyembelihan terpusat di Binjai dan...
Pj Sekdaprov Minta OPD dan BUMD Dukung PRSU ke-50
Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap minta OPD dan BUMD dukung PRSU ke-50 yang digelar 3 Juli–2 Agustus 2026 dengan...