Lokal

Kementerian UMKM Gelar Diklat Pemulihan untuk 270 Pelaku UMKM di Sumut

Bagikan:
Pelatihan diklat pemulihan UMKM di Padangsidimpuan menghadirkan peserta dan narasumber

Padangsidimpuan, Sumatera Utara — Kementerian UMKM menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) pemulihan usaha bagi 270 pelaku UMKM terdampak bencana alam pada Jumat, 16 Oktober. Kegiatan sehari penuh ini berlangsung di Kota Padangsidimpuan dengan tujuan memulihkan produktivitas, memperluas pemasaran, dan membuka akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Peserta dan lokasi pelatihan

Kegiatan melibatkan pelaku UMKM dari tiga daerah di Sumatera Utara. Total peserta sebanyak 270 orang dibagi berdasarkan daerah asal dan fokus kelas pelatihan.

  • 86 peserta dari Kota Padangsidimpuan
  • 84 peserta dari Kabupaten Mandailing Natal
  • 100 peserta dari Kabupaten Tapanuli Selatan

Kelas produksi dan pemasaran digelar di Hotel Pia, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Sementara kelas pembiayaan terselenggara di Hotel Natama Syariah, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Materi: produksi, pemasaran, dan pembiayaan

Pelatihan dibagi menjadi tiga modul utama untuk menjawab kebutuhan pemulihan usaha pasca-bencana. Jumlah peserta per modul sebagai berikut:

  • Penguatan kapasitas produksi: 92 peserta (29 Padangsidimpuan, 28 Mandailing Natal, 35 Tapanuli Selatan)
  • Perluasan akses pasar: 76 peserta (25 Padangsidimpuan, 24 Mandailing Natal, 27 Tapanuli Selatan)
  • Pembiayaan dan pendampingan: 102 peserta (32 Padangsidimpuan, 32 Mandailing Natal, 38 Tapanuli Selatan)

Di kelas produksi, peserta dibekali strategi peningkatan efisiensi, pemanfaatan sumber daya lokal, perbaikan kualitas produk, dan pemahaman standar mutu serta sertifikasi. Pada modul pemasaran, materi diarahkan untuk membuka pasar baru dan meningkatkan penjualan. Kelas pembiayaan menekankan akses modal dan skema pendampingan yang relevan bagi UMKM yang sedang bangkit.

Narasumber dan kolaborasi lembaga

Penyelenggaraan diklat melibatkan berbagai institusi. Kementerian UMKM menghadirkan Deputi Bidang Kewirausahaan dan Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha. Selain itu, hadir narasumber dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, Bank Sumut, Bank BRI, akademisi, dan tim klinik UMKM Sumut.

  • Perwakilan Bank Indonesia: Sindi
  • Perwakilan OJK Sumut: Amri Hanapi
  • Bank Sumut: Ahmad Abdullah dan Victor Lukman Hakim
  • Perwakilan daerah: Kadis Kop UKM Kab. Mandailing Natal, Kadis Perdagang/UKM Kab. Tapanuli Selatan, dan lainnya

"Seluruh peserta telah terdaftar dalam SAPA UMKM untuk mendukung pemantauan dan evaluasi secara berkala," kata Muhammad Fatihi.

Harapan dan tindak lanjut

Penyelenggara menegaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari kehadiran peserta. Evaluasi akan menilai realisasi peningkatan produksi, pembukaan pasar baru, dan pemulihan pendapatan keluarga pelaku UMKM.

Program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pelaku usaha untuk membangun kembali usaha yang lebih tangguh dan berkelanjutan setelah terdampak banjir bandang dan longsor.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait